17 Juni 2026

Suasana Bergelora! Tiga Hari Menuju Penas, Gorontalo Siap Jadi Pusat Kebangkitan Petani‑Nelayan Se‑Indonesia

0
1781678974959

KABUPATEN GORONTALO  – Baraberita.com – Tiga hari lagi, Kabupaten Gorontalo akan menjadi panggung utama Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan. Dan sejak kini, suasana di seantero wilayah ini sudah berdenyut penuh semangat—seolah alam pun ikut merayakannya dengan langit cerah dan udara yang terasa hangat menyapa persiapan yang dilakukan pemerintah daerah, petani, nelayan, hingga seluruh elemen masyarakat. Semua bergerak bersatu, memastikan ajang bergengsi ini bukan sekadar terlaksana, melainkan menjadi tonggak nyata kemajuan sektor pertanian dan kelautan tanah Limboto.

Di sepanjang jalan utama menuju lokasi pusat kegiatan, spanduk dan baliho kini berdiri tegak, memancarkan pesan kebanggaan atas kekayaan yang dimiliki daerah ini. Di pasar, pinggir jalan, hingga tempat kerja, percakapan warga seolah memiliki satu benang merah: harapan besar agar Penas ini menjadi pintu gerbang yang membuka mata dunia akan hasil bumi dan laut Gorontalo. Lebih dari itu, mereka memandang acara ini sebagai wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, inovasi, serta kesejahteraan para petani dan nelayan di seluruh Indonesia—sebuah momen emas yang menyatukan langkah pembangunan sektor yang paling hidup di negeri ini.

Di tengah riuh rendah persiapan dan keterlibatan luas masyarakat, dukungan yang tegas dan berarti hadir dari kalangan organisasi kemasyarakatan. Ketua Umum LSM GERHANA PROVINSI GORONTALO Djaber Tangoi secara resmi menyampaikan apresiasi mendalam terhadap persiapan yang matang serta komitmen kuat penyelenggara. Menurutnya, pemilihan Kabupaten Gorontalo sebagai pusat pelaksanaan bukan kebetulan semata, melainkan langkah strategis yang sangat tepat—karena wilayah ini menyimpan keragaman karakter pertanian dan perikanan yang bernilai ekonomi tinggi, pas sekali untuk menjawab tujuan pembangunan nasional.

Bertemu langsung di lokasi persiapan, Djaber Tangoi menegaskan bahwa antusiasme yang meluap sejak hari‑hari awal ini adalah bukti tak terbantahkan: masyarakat Gorontalo benar‑benar ingin bergerak maju. “Kami melihat persiapan yang rapi, terencana, dan melibatkan hati banyak orang. Ini membuktikan Penas bukan lagi milik pemerintah saja, melainkan milik semua lapisan masyarakat yang mendambakan perubahan,” ujarnya. Apresiasi juga ditujukan pada upaya menjadikan ajang ini tempat bertukar gagasan, ilmu, dan solusi nyata agar kemampuan kerja serta semangat berinovasi di lapangan semakin kuat.

Pihak panitia pelaksana pun menyambut hangat dukungan yang datang dari berbagai arah, termasuk apresiasi yang disampaikan Ketua Umum LSM GERHANA Provinsi Gorontalo Djaber Tangoi. Mereka menyadari betul, suara dan dukungan organisasi kemasyarakatan sangat berharga untuk menjembatani tujuan besar kegiatan dengan kebutuhan yang sebenarnya dirasakan warga. Menjelang hari pelaksanaan, seluruh rangkaian acara mulai terasa semakin padu, mulai pameran hasil karya, diskusi teknis mendalam, hingga pentas seni budaya, semua dirancang agar setiap peserta pulang membawa ilmu yang siap diterapkan langsung.

Di sudut‑sudut lain, antusiasme terus menyebar, menyentuh anak muda, kelompok tani, hingga tokoh adat yang turut menjaga semangat agar tak luntur. Justru makin mendekati hari H, rasa ingin tahu dan harapan makin tumbuh, seolah setiap orang ingin ikut menyumbang tenaga atau gagasan demi kesuksesan bersama. Kehadiran dukungan seperti yang diberikan LSM GERHANA menjadi bukti bahwa kekuatan untuk maju tidak hanya bersumber dari satu sisi, melainkan tumbuh dari kepedulian kolektif yang melingkupi seluruh daerah.

Tiga hari menjelang pembukaan, belum ada tanda‑tanda semangat itu surut—justru makin berkobar seiring selesainya persiapan fisik dan teknis. Harapan yang tumbuh di hati setiap warga, ditambah dukungan nyata dari lembaga yang dipimpin Djaber Tangoi, menjadi modal luar biasa agar Penas Tani dan Nelayan tahun ini tak sekadar sukses terselenggara. Lebih dari itu, acara ini diharapkan benar‑benar melahirkan langkah nyata demi meningkatkan kapasitas, produktivitas, inovasi, serta kesejahteraan para petani dan nelayan di seluruh Indonesia, bermula dari semangat yang kini bergelora di tanah Gorontalo.

Laporan : Suprianto

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!