Peristiwa Meninggalnya Tukang Ojek di Kawasan Pasar Kebon Roek Mataram, Polisi Lakukan Penyelidikan
Mataram – NTB – Baraberita.com – Seorang pria berprofesi sebagai tukang ojek ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Korban pertama kali ditemukan oleh warga pasar beberapa saat setelah diketahui baru saja mengantar penumpang ke lokasi tersebut.
Mendapat laporan dari masyarakat mengenai temuan jenazah tersebut, personel piket fungsi Polsek Ampenan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram segera bergerak menuju lokasi kejadian. Tim kepolisian tersebut kemudian melakukan proses evakuasi jenazah serta olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan informasi awal.
Kapolsek Ampenan Kompol Ahmad Majmuk, S.Pd., dalam keterangan resminya menjelaskan identitas korban yang ditemukan meninggal dunia. Diketahui korban bernama Ishak Mulyadi, berusia 46 tahun, dan merupakan warga Kelurahan Bintaro, Ampenan. Sehari-hari, Ishak bekerja sebagai tukang ojek yang beroperasi di kawasan Pasar Kebon Roek dan sekitarnya.
Berdasarkan keterangan saksi dari kalangan warga pasar, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat terlihat baru saja mengantar seorang penumpang di sekitar area lokasi temuan. Namun, tidak lama setelah mengantar penumpang tersebut, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di area pasar yang kemudian menarik perhatian warga sekitar yang sedang beraktivitas.
“Awalnya warga mengira korban sedang tertidur karena kelelahan setelah bekerja. Namun karena posisi tertelungkup terlihat tidak biasa dan tidak bergerak dalam waktu yang cukup lama, warga mencoba memanggil tetapi tidak ada respons sama sekali. Saat disentuh, tubuh korban sudah terasa kaku sehingga warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” jelas Kompol Ahmad menjelaskan kronologi temuan jenazah.
Untuk melengkapi proses penyelidikan terkait peristiwa kematian korban, pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian. Dari informasi sementara yang dihimpun oleh petugas di lokasi kejadian, muncul dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat kelelahan setelah bekerja sejak pagi hari tanpa istirahat yang cukup.
“Meski sementara diduga akibat kelelahan, kami tetap melakukan prosedur hukum yang berlaku. Jenazah korban telah dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Ampenan. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban dan menyingkirkan kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan kematiannya.
Hingga saat ini, proses penyelidikan terkait peristiwa kematian tukang ojek tersebut masih terus berjalan. Pihak kepolisian akan mengumumkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan secara resmi setelah mendapatkan data dan bukti yang lengkap serta akurat, sehingga masyarakat dapat mengetahui penyebab pasti dari kematian Ishak Mulyadi.
Laporan : Femmy ES. Gubali
