27 Februari 2021

Lupakan Keruwetannya, Kunjungi Tempat Bersejarah di Tanah Abang

Tanah Abang dikenal sebagai tempat wisata belanja di Jakarta. Selain Pasar Tanah Abang, mal-mal yang berdiri di sekitarnya juga ramai dikunjungi pendatang maupun warga Jakarta. Hingga kini penataan Tanah Abang belum juga tuntas dan keadaan masih semrawut.

Tanah Abang sebenarnya kawasan yang kaya akan warisan sejarah, dan layak dikunjungi. Berikut beberapa tempat yang bisa anda tengok sambil mengenal sejarahnya.

1.Masjid Jami Al-Ma’mur

Masjid Jami Al-Ma’mur adalah salah satu masjid tua di Tanah Abang. Masjid ini berlokasi di Jalan KH. Mas Mansyur atau sekitar 100 meter sebelum Blok A Pasar Tanah Abang.

Masjid ini awalnya adalah langgar atau musala, dibangun tahun 1704. Bangunan itu lalu dipugar pada 1904. Di belakang masjid terdapat tiga buah makam. Hingga kini tidak ada yang tahu siapa yang dimakamkan di sana. Namun banyak yang berziarah ke makam ini.

2. Kelenteng Hok Tek Tengsin

Nama lainnya adalah Vihara Amurva Bhumi Bhudisattya. Warga sekitar juga kerap menyebutnya Toapekong Kebon Dalem karena berlokasi di Gang Kebon Dalem. Letaknya di antara Blok A dan Blok F Pusat Grosir Tanah Abang.

Vihara ini didirikan tahun 1808 dan ramai dikunjungi jemaatnya setiap tahun baru Cina seperti imlek dan cap go meh. Jemaat yang datang juga dari Pluit atau Kota.

foto

3. Museum Taman Prasasti

Museum cagar budaya ini adalah peninggalan masa kolonial Belanda. Berada di Jalan Tanah Abang Nomor 1, Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi prasasti nisan kuno, kereta jenazah antik, serta miniatur makam khas dari 27 provinsi di Indonesia.

Museum seluas 1,2 hektare ini adalah museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau. Di museum ini juga ada makam beberapa tokoh Belanda, Inggris, dan Indonesia seperti Dr. H.F. Roll pendiri STOVIA atau Sekolah Kedokteran pada zaman pendudukan Belanda, tokoh opera pada tahun 1930-an Miss Riboet, serta aktivis pergerakan mahasiswa Indonesia di tahun 1960-an, Soe Hok Gie.

4. Museum Tekstil

Letak museum ini dekat dengan stasiun dan pasar Tanah Abang, tepatnya di Jalan Aipda KS. Tubun nomor 2-4, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sesuai dengan namanya, Anda bisa melihat koleksi kain tenun dari berbagai daerah. Museum Tekstil memiliki halaman depan yang luas sehingga cocok untuk melakukan piknik. Namun biasanya jalanan di depan museum padat oleh kendaraan.

Pengunjung bisa belajar membatik pada saat-saat tertentu. Museum Tekstil buka tiap Selasa-Minggu pukul 09.00 hingga pukul 15.00. Harga tiket masuk Museum Tekstil untuk dewasa Rp 5 ribu, mahasiswa Rp 3 ribu, dan pelajar Rp 2 ribu.

sumber : https://www.msn.com/id-id/travel/ideperjalanan/lupakan-keruwetannya-kunjungi-tempat-bersejarah-di-tanah-abang/ar-AAv31a8?ocid=ACERDHP15

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *