Pulahan Counter Besar Penjual Sim Card ( Kartu Perdana ) di Balikpapan Tutup Karena Ikut Aksi Damai Di DPRD Tolak Aturan 1 NIK Hanya Bisa 3 Sim Card

Balikpapan, BARABERITA.COM Senin 02/04/2018 Sejumlah Counter besar yang menjual SIM Card/Kartu perdana TUTUP hari Senin 02 april 2018, karena ikut aksi damai ke kantor DPRD Balikpapan, mereka menuntut aturan pembatasan untuk satu NIK ( Nomor Induk Kependudukan ) hanya boleh maximal tiga nomor hand phone, tuntutan mereka aturan itu dibatalkan sebab saat ini yang nomor perdana rata-rata dalam satu bulan satu orang bisa beli dua sim card ( Kartu data ) kalau hal ini diterapakan bisa merugikan pihak counter/jasa penjualan sim card/kartu perdana, kerugian pertama jika pembeli sudah pernah membeli kartu perdana sebelumnya dan mempergunakan NIKnya sudah berkali-kali hanya untuk membeli kartu pulsa data, disisi lain pihak counter tidak punya kewenangan menyampaikan permasalahan tersebut ke customer sebab dampaknya lain, bisa kehilangan pelanggan, aturan dibuat tidak mempertimbangkan kartu yang khusus data bukan untuk menelpon atau sms.

Peserta Aksi dari BP diarahkan Ke DPRD

Salah seorang peserta peserta aksi ditemui BARABERITA.COM dikomplex Balikpapan Permai, enggan menyebutkan namanya “ Ga usah sebut nama mas, intinya kami mohon aturan itu dicabut atau direvisi jumlah maksimalnya ditambah atau khusuk kartu data regesitrasinya jangan dimasukan keregistrasi kartu untuk nelpon/sms, pinta cewe yang bertugas disalah satu counter di Terminal Balipapan Permai.

Perwakilan peserta Aksi Tolak 1 NIK untuk 3 Sim Card di ruang rapat DPRD

Abdul Hamid/Adi (30 thn) “ Pemerintah jangan hanya bikin aturan tapi pikirkan dampaknya kepengusaha dan pengguna nomor hand phone, saya sendiri mengalami harus bolak balik telpon call center minta penjelasan bagaimana nomor yang saya gunankan tidak bisa dipakai lagi hanya karena lupa isi pulsa dalam satu bulan, padahal nomor tersebut sudah sepuluh tahun lebih digunakan, nah kalau begini jelas saya harus beli kartu baru sedang di hp saya sudah ada dua kartu data, masalah buat saya nomor yang terblokir adalah nomor sudah dikenal pelanggan saya, saya berharap pemerintah juga membuat aturan bahwa nomor hp berlaku seumur hidup tidak bergantung pada pengisian pulsa atau minimal pemakian sebulan, ini yang menyebabkan satu orang bisa beli banyak nomor karena masa aktif tadi.

Laporan : Djolis W. Tongka

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *