Bentrok Antarwarga Sempat Memanas di Palu, Tim Patra Brimob Polda Sulteng Perketat Patroli Jalan Lalove–Jalan Anoa
Palu – SULTENG – Baraberita.com – Tim Patra Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah mengintensifkan kegiatan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat di sepanjang jalur Jalan Lalove hingga Jalan Anoa, Kota Palu, pada Minggu (09/08/2026). Langkah tegas ini diambil menyusul terjadinya bentrokan antarkelompok warga yang sempat memanas di kawasan tersebut beberapa hari sebelumnya, guna mencegah keributan meluas dan menjaga situasi tetap kondusif.
Kegiatan patroli mobile tersebut dipimpin langsung oleh Bripka Cahya Soestisna dengan menerjunkan sebanyak 14 personel bersenjata lengkap serta mengandalkan 6 unit kendaraan operasional. Rute patroli difokuskan pada titik-titik rawan tempat terjadinya kerumunan, kawasan permukiman padat, hingga jalur utama yang menjadi pusat pergerakan warga sehari-hari.
Kronologi peristiwa bermula pada Kamis pagi, (06/08/2026), ketika terjadi perselisihan yang memanas di kawasan Jalan Anoa. Ketidakpuasan yang memuncak kemudian memicu pertemuan kedua belah pihak secara berkelompok di jalan tersebut, sehingga suasana seketika berubah menjadi tegang dan memanas di tengah lingkungan warga yang sedang beraktivitas.
Ketegangan tersebut akhirnya meledak menjadi bentrokan fisik antarkelompok warga yang saling berhadapan dan melakukan serangan secara langsung di sepanjang Jalan Anoa. Dalam peristiwa itu dilaporkan terdapat warga yang menjadi korban dan mengalami luka-luka, sementara data rinci mengenai jumlah pasti korban masih sedang diverifikasi dan dikumpulkan oleh petugas di lapangan.
Menyadari situasi yang semakin tidak terkendali di Jalan Anoa, Tim Patra segera dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus meredakan ketegangan. Kehadiran pasukan berfungsi untuk memisahkan kedua kelompok, membubarkan kerumunan, serta mencegah terjadinya pengulangan bentrokan yang dapat menimbulkan korban lebih banyak dan meluas ke kawasan sekitarnya.
Pelaksana Tugas Kabag Ops Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, AKP Ajrun Gentur Pambudi, menegaskan bahwa penempatan pasukan di lapangan merupakan respons cepat atas situasi yang berkembang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengamanan wilayah yang terukur guna menekan potensi gangguan keamanan pascabentrokan.
“Patroli intensif ini berfokus pada upaya pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban pascaperistiwa. Kami menerjunkan Tim Patra untuk memastikan kehadiran Polri secara langsung di tengah masyarakat sehingga situasi Kota Palu, khususnya di kawasan Jalan Lalove dan Jalan Anoa, tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegas AKP Ajrun Gentur Pambudi.
Selain berpatroli, personel juga melakukan pemantauan ketat terhadap setiap perkumpulan warga yang terlihat mencurigakan atau berpotensi memicu keributan baru di sepanjang rute pengawasan. Setiap kelompok yang terlihat berkumpul segera didekati dan dibubarkan demi menjaga keamanan bersama dan mencegah terulangnya bentrokan di lokasi yang sama.
Pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh warga, khususnya yang berdomisili di sekitar Jalan Anoa, agar tidak melanjutkan perselisihan dan tetap menjaga kerukunan antarkelompok warga. Setiap perbedaan maupun perselisihan yang muncul diharapkan diselesaikan melalui jalur musyawarah secara kekeluargaan, bukan dengan kekerasan yang justru merugikan semua pihak.
Personel di bawah pimpinan Bripka Cahya Soestisna juga menerapkan pendekatan dialogis dengan menyapa warga serta memberikan pesan-pesan keamanan. Warga diminta turut berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda yang berpotensi memicu keributan kembali di kawasan tersebut.
Keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan sendiri juga diharapkan dapat membantu kelancaran tugas kepolisian. Masyarakat diminta tidak menyebarkan isu yang dapat memicu ketegangan baru dan tetap bersikap tenang dalam menghadapi situasi pascabentrokan yang terjadi di Jalan Anoa tersebut.
Berkat kehadiran dan pengawasan ketat dari Tim Patra, suasana yang sempat memanas perlahan-lahan mulai mereda. Warga kembali ke aktivitas masing-masing dan tidak ditemukan lagi tanda-tanda ketegangan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum di kawasan tersebut.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli yang berlangsung hingga siang hari tersebut terpantau berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Jalan Lalove dan Jalan Anoa kini terpantau semakin kondusif, dan aktivitas warga berjalan normal kembali seperti sedia kala.
Pihak kepolisian berjanji akan terus memperketat pengawasan di wilayah yang dinilai rawan terjadinya bentrokan serupa, terutama di kawasan Jalan Anoa sebagai lokasi peristiwa. Patroli juga akan tetap dilakukan secara berkala dan berkesinambungan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari tetap terjaga dengan baik.
Polda Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat untuk selalu bersikap tenang, menjaga kedamaian, dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama agar situasi keamanan di wilayah Kota Palu senantiasa tetap aman, damai, dan kondusif pascaperistiwa.
Laporan : Bambang Hermanto
