26 April 2026

Polisi Penolong di Pesisir, Satpolairud Polres Tojo Una-Una Bantu Bongkar Muat dan Edukasi Nelayan

0
WhatsApp-Image-2026-04-26-at-09.12.00-800x445

Touna – SULTENG – Baraberita.com – Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una kembali turun langsung ke tengah masyarakat. Kegiatan sambang dan pengamanan ini dilaksanakan di wilayah pesisir Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, pada Minggu (26/04/2026).

Aksi humanis yang dilakukan oleh Aipda Adirsan, Bripka M. Rizal, dan Bripda Kd Aditya ini merupakan implementasi nyata dari program unggulan Kabaharkam Polri. Langkah ini menjadi wujud konkret dari komitmen kepolisian dalam menjalankan peran sebagai “Polisi Penolong”.

Selain melakukan pengawasan keamanan, personel yang berada di lapangan tidak segan untuk turun tangan membantu warga. Mereka terlihat aktif membantu para nelayan dan buruh pelabuhan dalam proses bongkar muat barang di kapal.

Kehadiran anggota Polri yang akrab dan siap membantu ini mendapat apresiasi serta sambutan yang sangat positif dari masyarakat setempat. Interaksi langsung ini dinilai mampu mempererat hubungan emosional antara polisi dan warga.

Kasat Polairud, Iptu Kadek Agung Andiana Putra, S.H., menyatakan bahwa kehadiran personelnya bertujuan untuk mempercepat respon terhadap berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah perairan. Ia menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja bagi para nelayan.

“Kami mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut serta memastikan alat keselamatan (life jacket) tersedia di atas kapal. Hal ini demi meminimalisir risiko kecelakaan di laut,” tegas Iptu Kadek Agung.

Selain faktor keselamatan pelayaran, Kasat Polairud juga menaruh perhatian besar pada kelestarian ekosistem laut. Ia mewanti-wanti masyarakat agar tidak merusak sumber daya alam yang selama ini menjadi tumpuan hidup utama mereka.

“Kami terus mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke laut. Yang paling utama, kami melarang keras penangkapan ikan secara ilegal, baik menggunakan bom ikan maupun racun, karena dampaknya sangat merusak ekosistem jangka panjang,” tambahnya.

Dalam giat tersebut, Satpolairud juga mengajak masyarakat pesisir untuk tetap proaktif menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Kesadaran kolektif ini menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Sebagai bentuk kemudahan pelayanan, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan jalur komunikasi resmi kepolisian yang tersedia. Hal ini memudahkan warga untuk menyampaikan informasi atau pengaduan tanpa harus datang ke kantor polisi.

“Jika masyarakat menemui gangguan kamtibmas namun terkendala untuk datang ke kantor, silakan hubungi layanan aduan Call Center 110. Kami ingin memastikan kehadiran Polri memberikan rasa aman yang nyata di lingkungan pesisir,” tutupnya.

Melalui komunikasi dan kemitraan yang intensif ini, diharapkan fungsi Bina Masyarakat (Binmas) di wilayah perairan dapat berjalan optimal. Tujuannya tak lain untuk menciptakan situasi wilayah hukum Polres Tojo Una-Una yang tetap aman, tertib, dan kondusif.

Laporan : Nunung Cahyani Wumu

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!