10 Februari 2026

Polisi Amankan Dua Pelaku Pembuat Uang Palsu di Leles Garut Jabar

0
Polisi Amankan Dua Pelaku Pembuat Uang Palsu di Garut Jabar

Garut  –  Jabar,  Baraberita.com  – Minggu, 13/08/2023  —  Kepolisian Sektor (Polsek) Leles, menangkap seorang ibu dan anak atas dugaan kasus pembuatan uang palsu rupiah pecahan 10 ribu sampai 100 ribu di rumahnya. Rencananya uang palsu tersebut untuk dijual dan diedarkan dengan modus belanja.

“Polisi menangkap dua pelaku atas dugaan membuat dan mengedarkan uang palsu,” ujar Kapolsek Leles, AKP Agus Kustanto, kepada media Mingug (13/08/2023).

Penangkapan itu bermula dari hasil pengembangan terhadap satu tersangka yang diamankan warga karena ketahuan belanja menggunakan uang diduga palsu pecahan 100 ribu rupiah.

Saat dihubungi melalui telepon seluler, AKP Agus Kustanto mengatakan hasil pemeriksaan itu mengarah kepada dua orang yang merupakan ibu dan anak inisial R dan U sebagai pembuat uang palsu tersebut, kemudian pihaknya menangkap mereka di Kecamatan Leles.

“Keduanya ditangkap setelah petugas menginterogasi pelaku pertama yang berhasil diciduk, yakni pria berinisial RE,” jelasnya

Dalam keterangannya, ia menyebut selain mengamankan pelaku barang bukti berupa alat pembuatan uang palsu dan hasil cetakan uang palsu pecahan Rp.20 ribu sebanyak 88 lembar, Rp.100 ribu sebanyak 16 lembar, dan Rp.10 ribu sebanyak 20 lembar, serta beragam pecahan lainnya yang masih setengah jadi sebanyak 116 lembar.

“Uang pecahan setengah jadi ada 116 lembar, kemudian Rp.100 ribu yang belum terpotong, ada juga barang bukti perangkat komputer berikut CPU dan tinta berwarna, unit printer, dan unit mesin laminating atau pemanas,” ujarnya.

AKP Agus Kustanto, mengatakan bahwa jajarannya saat ini masih terus mengembangkan kasus sindikat pencetakan dan peredaran uang rupiah palsu tersebut yang diduga masih ada pelaku lain dalam praktik tindak pidana uang palsu.

Sementara itu, Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pembantu Putussibau, Eka Pranata, mengimbau masyarakat Kapuas Hulu untuk mewaspadai peredaran uang palsu menjelang Pilkada serentak 2024.

Eka Pranata mengatakan bahwa peredaran uang palsu sangat rawan di musim Pilkada, karena perputaran uang saat Pilkada cukup meningkat.

Laporan  : Liana Akoli

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *