Polda Kaltara Bertahan Satu Pekan Tangani Karhutla di Bulungan Tanpa Kenal Lelah
Tanjung Selor – KALTARA – Baranerita.com – Teriknya panas api, kepulan asap, hingga beratnya medan bukan menjadi alasan bagi personel Direktorat Samapta Polda Kalimantan Utara untuk berhenti melangkah. Memasuki satu pekan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Bulungan, personel terus berjibaku di lapangan tanpa mengenal lelah maupun batas waktu.
Setiap hari, personel Ditsamapta Polda Kaltara bersama Satbrimobda serta unsur instansi terkait lainnya terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Api yang muncul kembali, medan yang sulit dijangkau, serta luasnya areal yang terbakar menjadi tantangan yang harus dihadapi agar kebakaran tidak meluas lebih jauh.
Sabtu malam (15/08/2026), upaya penanganan kembali dilakukan di dua lokasi berbeda. Di Jalan Selimau 3, Kecamatan Tanjung Selor, titik api kembali terlihat di areal yang sebelumnya sudah dipadamkan. Personel segera dikerahkan ke lokasi guna melakukan pemadaman, pendinginan, penyisiran, serta pemantauan secara menyeluruh.
Kondisi medan yang berat membuat kendaraan tidak dapat menjangkau lokasi kebakaran. Personel pun harus berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer sambil membawa peralatan pemadaman secara manual. Keringat, panas, asap, serta medan yang sulit dilalui menjadi bagian nyata dari perjuangan mereka di lapangan.
Penanganan tidak berhenti di lokasi tersebut, petugas juga menindaklanjuti kebakaran di sekitar Jalan Komjen Dr. H. M. Jasin. Kebakaran lahan seluas sekitar 1,5 hektare menjadi sasaran respons cepat untuk mencegah kerugian yang lebih besar terjadi.
Sebanyak 40 orang personel Ditsamapta dan 10 orang personel Satbrimobda dikerahkan ke lokasi tersebut. Kendaraan penanganan kebakaran, AWC, pompa pemadam, selang, alat penyemprot, hingga berbagai peralatan penunjang lainnya digunakan sepenuhnya guna mengendalikan api serta melakukan pendinginan secara menyeluruh.
Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol. Slamet Wahyudi, menyampaikan bahwa perjuangan yang dilakukan ini bukan sekadar soal memadamkan api semata.
“Di balik setiap langkah yang diambil, terdapat niat kuat untuk melindungi masyarakat. Di balik setiap tetes keringat yang jatuh, tercermin kepedulian mendalam terhadap lingkungan hidup. Dan di balik panasnya kobaran api yang terus digempur, terpancar semangat pengabdian yang tak akan pernah padam,” ujarnya.
Selama satu pekan terakhir, personel tetap bertahan teguh di lapangan. Jika titik api kembali muncul, mereka segera bergerak menindaklanjutinya. Jika medan semakin berat dan sulit, mereka tetap melangkah maju tanpa mundur. Meski panas dan asap menguras tenaga, mereka tetap berdiri teguh di garis paling depan.
Polda Kaltara bersama instansi terkait senantiasa bersiap dan berdiri di barisan terdepan. Semua dilakukan untuk menjamin setiap potensi bahaya akibat kebakaran hutan dan lahan dapat segera dikendalikan, sehingga tidak meluas hingga mengancam keselamatan warga maupun kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Polda Kaltara juga senantiasa berkomitmen penuh menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian alam di wilayah Kalimantan Utara.
Karena bagi seluruh jajaran Polri, tugas ini bukan sekadar kewajiban pekerjaan semata. Melainkan sebuah wujud pengabdian yang tulus demi kepentingan bersama.
Laporan : M. Yahya
