Kecelakaan di Jalan Raya Bodok–Sosok Sanggau, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia
Sanggau – KALBAR – Baraberita.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bodok–Sosok, tepatnya di Dusun Empawek, Desa Palem Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/08/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vega R dan mobil pikap Daihatsu bernomor polisi KB 8032 LC.
Dalam insiden itu, pengendara sepeda motor berinisial TP (19), warga Dusun Tantang S, Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu, meninggal dunia di tempat kejadian. Korban mengalami luka sangat parah pada bagian kepala serta patah tulang rusuk akibat benturan keras yang terjadi saat tabrakan.
Sementara itu, mobil pikap Daihatsu KB 8032 LC dikemudikan oleh JW (38), warga Dusun Mungkung, Desa Wonorejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas, kendaraan tersebut sedang melaju dari arah Sosok menuju Bodok ketika kecelakaan berlangsung.
Kapolsek Parindu AKP Sutono menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 05.00 WIB. Tidak lama setelah menerima informasi tersebut, personel piket penjagaan Polsek Parindu segera bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan awal serta memastikan kondisi korban dan situasi di sekitar tempat kejadian.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, anggota langsung mendatangi TKP untuk melakukan penanganan awal, mengamankan lokasi, mendata identitas korban dan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan,” ujar AKP Sutono.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat mobil pikap Daihatsu yang dikemudikan JW melaju dari arah Sosok menuju Bodok. Saat tiba di kawasan Dusun Empawek, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Yamaha Vega R yang dikendarai TP dan diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Sepeda motor tersebut kemudian menabrak bagian depan sebelah kiri mobil pikap Daihatsu. Benturan yang terjadi begitu kuat sehingga menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sepeda motor tersebut juga mengalami kerusakan parah hingga terbakar, sedangkan mobil pikap tergelincir masuk ke dalam parit di sisi jalan.
“Korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Parindu. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan di Polsek Parindu sebagai barang bukti untuk keperluan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKP Sutono.
Segera setelah peristiwa itu, personel Polsek Parindu melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan susulan. Petugas juga mencatat identitas korban serta para saksi, mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat, dan menyusun laporan kejadian sebagai bagian dari proses penanganan perkara.
AKP Sutono mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat berkendara pada dini hari ketika jarak pandang terbatas dan kondisi jalan dapat menjadi faktor risiko yang meningkatkan potensi kecelakaan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, mengendalikan kecepatan kendaraan, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku. Keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali kita berada di jalan raya,” pungkasnya.
Laporan : M. Andi Fikry
