10 April 2026

DPRD Balikpapan Sesalkan Aktifitas Proyek PGN Merusak Fasilitas Umum

0
IMG-20230807-WA0019

Balikpapan  –  Kaltim,  Baraberita.com  –  Selasa, 01/08/2023  –  Salah seorang anggota DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Oddang mengkritisi kinerja proyek nasional pemasangan pipa gas Senipah – Balikpapan di sepanjang jalan Soekarno Hatta. Bahkan Odang mengaku kecewa, karena tidak saja menerima keluhan warga, tetapi melihat langsung dampak pengerjaan proyek nasional tersebut.

Proyek pemasangan pipa gas sepanjang 78 Kilometer, yang dikerjakan oleh PT Pipa Gas Negara (PGN) itu membuat sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, seperti bocornya pipa induk PDAM di jalan Soekarno Hatta KM 2, tepatnya dijalan Padat Karya, hingga saat ini belum juga dilakukan perbaikan.

“Kebocoran pipa PDAM ini merugikan warga sekitar, menyebabkan saluran air bersih di PDAM mati. Disisi lain air mengalir terbuang sia-sia,” ujar Odang terlihat kesal, Selasa 01 Agustus 2023.

Syarifuddin Oddang menjelaskan bahwa tidak hanya di jalan Soekarno Hatta KM 2 saja, tetapi di KM 3 hingga KM 5 juga kembali mengalami penurunan badan jalan, dan ditambah lagi adanya keretakan jalan. Hal ini berdampak mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas sepanjang jalan tersebut.

“Arus lalu lintas menjadi tidak tertib dan macet. Bahkan tak sedikit pengendara yang kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak, berlubang dan berlumpur,” jelas terlihat kesal.

Pantauan media, saat ini PT PGN tengah mengerjakan proyeknya kearah Jalan Projakal dan Kariangau. Pengerjaan proyek di lokasi ini pun terlihat berantakan dan seolah tak tertata. Kondisi ini pun masih terus terjadi, sehingga membuat masyarakat mendesak agar pihak PT PGN Solution selaku yang punya proyek untuk bertanggungjawab akibat kerusakan yang terjadi.

“Secepatnya pengawas PT PGN harus mengarahkan Kontraktor lebih profesional dan konsisten. Sudah seringkali dilakukan pertemuan untuk memberikan masukan, tapi tetap berulah lagi. Harus diperhatikan, karena ini adalah jalur utama,” tegas Syarifuddin Oddang.

Oddang menginginkan ketegasan Pemerintah Kota Balikpapan sebagai pengawas proyek nasional, untuk mengevaluasi PT PGN mengenai permasalahan yang ditimbulkan lagi oleh proyek tersebut. Seperti kebocoran pipa PDAM, seharusnya pihak PT PGN Solution melaporkan jika ada kebocoran pipa PDAM, sehingga PDAM segera turun untuk memperbaiki.

“Sudah ada komitmen bersama, jika ada kerusakan atau kebocoran, perawatan dan perbaikan itu dari PDAM dan pembiayaan ditanggung PT PGN,” Odang mengakhiri pembicaraan dengan media.

Laporan : Yulsa Zena 

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *