Polda Jabar Siagakan Pengamanan Ketat Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung
Bandung — JABAR — Baraberita.com — Polda Jawa Barat menegaskan kesiapan penuh pengamanan bagi empat tim peserta FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Rangkaian pertandingan digelar mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Reydian Kokrosono, menyatakan penempatan personel telah disiapkan secara menyeluruh.
Langkah ini juga mencakup upaya mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama seluruh rangkaian turnamen berlangsung.
“Kemarin sudah gelar pasukan, pengamanan FIFA ASEAN Cup di Soreang. Semua sudah siap, lalu lintas pun sudah siap,” ujar Reydian di Bandung, Rabu (23/09/2026).
Empat negara yang berlaga di Grup B di stadion tersebut adalah Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Guna menjamin keamanan perjalanan tim, Polda Jabar menjalin koordinasi erat dengan Polda Metro Jaya.
Kerja sama tersebut mencakup pengawalan perjalanan dari wilayah Jakarta menuju Bandung.
“Kami juga rutin melakukan evaluasi harian untuk menentukan skala prioritas pengamanan operasional di lapangan dari hari ke hari,” tambahnya.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan rekayasa lalu lintas telah disiapkan secara matang.
Tujuannya guna mencegah kemacetan serta penumpukan kendaraan di sepanjang jalur menuju stadion.
Pengamanan jalur utama menuju Stadion Si Jalak Harupat dibagi menjadi enam kawasan pengawasan.
Wilayah tersebut membentang dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga area gerbang stadion dan Gajah Mekar.
Sebanyak 156 personel telah ditempatkan di titik-titik strategis sepanjang jalur tersebut.
“Enam kawasan tersebut dijaga oleh 156 personel, membentang panjang mulai dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga menuju area gerbang stadion dan Gajah Mekar,” jelas Hendra.
Personel akan menerapkan sejumlah skema pengamanan, antara lain sterilisasi wilayah, penyekatan jalan, serta pengawalan bus pemain maupun suporter menuju lokasi pertandingan.
“Kami menyadari bahwa ajang berskala internasional ini membawa kebanggaan sekaligus tantangan bagi Jawa Barat. Oleh karena itu, melalui Operasi Garuda Bakti 2026, kami mengedepankan tindakan pencegahan dini dan pencegahan awal, didukung penegakan hukum yang tegas,” tegasnya.
Laporan : Rosi Naswa Putri
