10 Juni 2026

Presiden Prabowo Subianto Setujui Penambahan Bedah Rumah 2027, Perluas Akses Hunian Layak

0
image (1)

JAKARTA – Baraberita.com – Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui rencana penambahan skala Program Bedah Rumah pada tahun 2027. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan manfaat program dan memastikan lebih banyak masyarakat mendapatkan akses terhadap hunian yang layak huni.

Persetujuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kelanjutan percepatan pembangunan rumah subsidi dan pelaksanaan program perumahan nasional yang telah digulirkan pemerintah. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas tempat tinggal bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan pers tertanggal Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut Seskab Teddy, keputusan tersebut diberikan setelah Presiden Prabowo menerima laporan lengkap dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Laporan tersebut memuat gambaran perkembangan berbagai program prioritas di sektor perumahan.

Berbagai kebijakan yang disusun bertujuan utama untuk meningkatkan standar kualitas hunian masyarakat. Selain itu, pemerintah juga berupaya keras agar akses mendapatkan tempat tinggal yang layak dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat dengan harga terjangkau.

Selain membahas Program Bedah Rumah, Menteri PKP juga menyampaikan laporan mengenai kemajuan pembangunan rumah susun bersubsidi. Pembangunan tersebut berlokasi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, dan menjadi bagian penting dari target besar Program 3 Juta Rumah.

“Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan ground breaking,” terang Seskab Teddy.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam laporannya tersebut Menteri PKP juga mengusulkan rencana penambahan alokasi dan skala Program Bedah Rumah untuk tahun 2027. Usulan ini disampaikan agar manfaat program dapat dirasakan oleh lebih banyak warga di seluruh penjuru negeri.

Mendengar usulan tersebut, Presiden Prabowo langsung memberikan persetujuan resmi. Keputusan ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk terus memperkuat program perumahan sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi.

Di samping itu, pemerintah terus mendorong pelaksanaan berbagai program prioritas lain di sektor perumahan. Di antaranya adalah pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, serta pengembangan skema pembiayaan yang lebih ringan.

“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Seskab Teddy.

Seluruh langkah yang diambil ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo. Pembangunan diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga secara nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan hunian yang aman dan layak.

Laporan : Hartono KS.

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!