25 Juli 2026

Kapolri Cup Shooting Championship 2026: Perkuat Sinergi dan Asah Kemampuan Menembak

0
image

Depok – JABAR – Baraberita.com – Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga menembak. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat membuka dan meninjau langsung pelaksanaan kejuaraan di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, pada Sabtu (25/07/2026).

Kejuaraan tahun ini diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang. Mulai dari jajaran TNI, Polri, kementerian dan lembaga negara, anggota DPR RI, komunitas olahraga menembak, atlet profesional, hingga masyarakat umum.

Pimpinan redaksi dari berbagai media massa juga turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hal ini menunjukkan keterbukaan Polri dalam menjalin hubungan dengan insan pers.

“Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan. Di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai pihak menjadi bukti nyata upaya Polri memperkuat kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kejuaraan ini menjadi wadah pertemuan yang santai namun bermakna bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, memperkuat kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Kegiatan ini diikuti kesatuan TNI, Polri, masyarakat umum, serta atlet,” jelasnya.

Selain mempererat hubungan antarlembaga, ajang ini juga bertujuan meningkatkan keterampilan teknis personel Polri. Kemampuan menguasai senjata api dinilai sangat krusial untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.

“Selain sinergitas yang kita bangun, ini juga bagian melatih keterampilan. Khususnya bagi anggota untuk betul-betul mempersiapkan diri, karena memang tugas kadang mengharuskan menggunakan senjata,” kata Kapolri.

Ia menekankan bahwa keterampilan yang mumpuni akan membuat setiap tindakan petugas di lapangan berjalan tepat sasaran dan profesional. Hal ini juga bertujuan untuk meminimalkan risiko kesalahan dalam bertindak.

Di sisi lain, kejuaraan ini berfungsi sebagai sarana pembinaan atlet menembak nasional. Para atlet diharapkan dapat mengukur kemampuan sebelum berlaga di kompetisi yang lebih tinggi.

“Di satu sisi juga, kita mempersiapkan atlet-atlet. Ini menjadi salah satu ajang uji coba sebelum mereka mengikuti berbagai lomba tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari penuh, mulai tanggal 23 hingga 26 Juli 2026. Ada berbagai nomor yang dipertandingkan, meliputi kategori IPSC, Non-IPSC, senjata genggam, serta karabin.

Tersedia pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu antar jenjang kepangkatan Polri. Para peserta diuji kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.

Peserta yang meraih prestasi terbaik pada setiap nomor pertandingan akan mendapatkan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi. Kapolri berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi semua pihak yang terlibat.

“Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua,” tutur Kapolri. Penyelenggaraan ini sekaligus memeriahkan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan,” pungkasnya.

Laporan : Tanto Ribowo 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!