Festival Budaya Saijaan ke-12 Resmi Dibuka, Polres Kotabaru Kerahkan 151 Personel Demi Keamanan
Kotabaru – KALSEL – Baraberita.com – Kawasan Wisata Siring Laut tampak padat oleh pengunjung saat pembukaan Festival Budaya Saijaan ke-12 digelar pada Jumat (24/07/2026) malam. Perhelatan ini menjadi momen kebangkitan kekayaan budaya maritim Kabupaten Kotabaru yang kembali menapaki panggung nasional.
Festival tahun ini mengusung tajuk “Magic From The Sea: Merajut Budaya Menyapa Dunia”. Acara ini bukan sekadar pesta rakyat semata, melainkan etalase mahakarya budaya yang berhasil mempertahankan posisinya dalam daftar Karisma Event Nusantara 2026 dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Dalam amanat tertulis yang disampaikan Bupati Kotabaru dan dibacakan Wakil Bupati Syairi Mukhlis, ditegaskan bahwa pencapaian prestisius ini membuktikan tingginya daya tarik pariwisata daerah. Hal ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah daerah dalam mengangkat potensi yang dimiliki.
Kini Kabupaten Kotabaru tidak hanya dikenal melalui romansa lagu Paris Barantai semata. Daerah ini terus bertransformasi menjadi destinasi wisata bahari dan budaya yang memiliki daya tarik setara kelas internasional.
Suasana khidmat sekaligus meriah terasa saat para pejabat daerah dan tamu undangan tampil serempak mengenakan penutup kepala khas Laung Saijaan. Prosesi ini menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga warisan leluhur.
Staf Ahli Gubernur Kalimantan Selatan Rusma Khazairin yang hadir mewakili Gubernur untuk membuka acara secara resmi menyebut festival ini sebagai motor penggerak ekonomi. Dampak positifnya dirasakan langsung oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, sektor perhotelan, hingga industri kreatif setempat.
Wakapolres Kotabaru Kompol Andi Ahmad Bustanil turut hadir memenuhi undangan. Kehadirannya merepresentasikan dukungan penuh institusi Polri terhadap pelestarian budaya serta kemajuan sektor pariwisata di daerah tersebut.
Di balik kemegahan panggung dan keramaian pengunjung, kelancaran acara ditopang oleh sistem pengamanan berlapis yang disusun dengan matang. Segala langkah antisipasi telah disiapkan demi menjaga ketertiban selama perhelatan berlangsung.
Polres Kotabaru menerjunkan kekuatan taktis yang terukur untuk memastikan keamanan seluruh rangkaian acara. Pengamanan ini berada di bawah kendali Kabag Ops Kompol Koes Adi Dharma selaku pengendali pengamanan lapangan.
Total terdapat 151 personel dari berbagai instansi yang dikerahkan dan diatur secara presisi untuk mengawal lokasi acara. Sinergi antarunsur menjadi kunci agar segala bentuk gangguan dapat diantisipasi dengan baik.
Dari keseluruhan kekuatan gabungan tersebut, sebanyak 63 personel Polri terjun langsung menjadi garda terdepan. Mereka ditempatkan di berbagai lapis perimeter hingga jalur evakuasi guna menjamin keamanan setiap titik rawan.
Kehadiran aparat di lokasi membuat masyarakat dapat merayakan identitas budaya mereka dengan tenang dan aman. Hal ini sejalan dengan filosofi luhur masyarakat Kotabaru, yaitu Seiya Sekata, Sejalan Setujuan.
Laporan : Nanang Kosim
