Orang Tenggelam di Perairan Liang Ilir, Kota Bangun Kukar Korban Asmadiyansyah Belum Ditemukan, Upaya Pencarian Masih Berlangsung

Kukar – KALTIM – Baraberita.com -Sebuah kejadian nahas terjadi pada hari Sabtu, (17/05/2025) sekira pukul 11.30 WITA di Sungai Mahakam, tepatnya di Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Seorang pria bernama Asmadiyansyah (28) dilaporkan tenggelam dan sampai saat ini belum berhasil ditemukan.
Asmadiyansyah, yang tinggal di Jalan Biawan RT 007, Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kukar, bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal TB BPM 09. Peristiwa tersebut bermula saat korban sedang mencuci piring di bagian buritan kapal yang sedang berlabuh di Sungai.
Menurut keterangan saksi, korban tidak sengaja menjatuhkan tutup wajan yang sedang dicuci dan korban mencoba mengambilnya dengan cara terjun ke air. Namun, saat berenang menuju tepi sungai, korban kelelahan dan terbawa arus, dan akhirnya tenggelam.
Saksi mata yang berada di lokasi kejadian antara lain M. Jahrul (Nahkoda TB BPM 09), Arsat (ABK TB BPM 09), dan Gunawan, yang memberikan informasi awal kepada pihak Kepolisian.
Personil yang dikerahkan dalam pencarian korban melibatkan gabungan dari Polairud Polda Kaltim KP XII-2011, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Polsek Kota Bangun, serta relawan dan masyarakat Desa Liang Kota Bangun. Pihak kepolisian telah melakukan koordinasi intensif dengan BASARNAS, BPBD, dan Damkar Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.
Kapolsek Kota Bangun, AKP Ribut, S.E, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai pihak. “Kami sudah berada di lokasi, meminta keterangan para saksi, dan terus melakukan pencarian bersama tim SAR dan aparat terkait,” jelasnya.
Hingga saat ini, Asmadiyansyah belum ditemukan dan upaya pencarian masih berlanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mencoba melakukan pencarian sendiri demi keselamatan bersama.
Informasi terbaru mengenai kejadian ini akan segera disampaikan setelah ada hasil pencarian dan penyelidikan lebih lanjut.
Laporan : Jeinita Claudia Senewe
