10 April 2026

Komisi III DPRD Balikpapan Sidak Pemukiman Manggar, Langganan Banjir

0
IMG-20220524-WA0001

Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Senin, 23/05/2022.- Menunjukkan komitmen serius demi melayani masyarakat, Komisi III DPRD Kota Balikpapan yang dikomandani Alwi Al Qadri turun lapangan. Dua komplek perumahan di kawasan Balikpapan Timur yakni Perumahan Graha Mulawarman dan Perumahan Pondok Asri, dilakukan pengecekan lapangan, untuk mencari solusi agar terhindar dari banjir saat hujan deras mengguyur area pemukiman.

Sidak dihadiri perwakilan dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kaltim, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Camat Balikpapan Timur serta Ketua LPM Kelurahan Manggar.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri menjelaskan, bahwa permasalahan banjir di daerah tersebut cukup memprihatinkan, sehingga perlu sefera ficarikan solusinya. Bukan hanya perluasan drainase, namun perlu dibangun Bendali. Untuk mewujudkan bendali perlu ada langkah pembebasan lahan dari warga sekitar, oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

“salah satu solusi yang urgent, adalah perlu langkah pembebasan lahan, untuk pembangunan Bendali, oleh Pemerintah Kota. DPRD akan segera mendorong terealisasinya langkah ini demi masyarakat kita,” ujar Alwi serius.

Menurut Alwi, persoalan banjir di kawasan tersebut sudah terjadi sejak tahun 2014, dan menjadi kian parah dengan adanya pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

“Semenjak adanya jalan tol semakin parah banjirnya. Dulu hanya setinggi semata kaki sekarang sampai leher. Karena air yang keluar jalan tol itu langsung kesini (perumahan warga),” ujar Alwi.

Pihak DPRD Balikpapan memberikan solusi pembangungan bozem atau Bendali. Jika tidak adanya lahan pembangunan, Komisi III DPRD Balikpapan berharap pihak DPU harus memberikan pembebasan lahan.

“permasalahan ini perlu kerjasama semiah pihak terkait, kasian warga yang terdampak ini. Jangan jadikan alasan kalau pengembang belum menyerahkan Fasum atau Fasos nya ke Pemkot. Kami malu, jika kami enak dirumah, tapi warga disini menderita kebanjiran,” Alwi terlihat sedih sambil berucap.

Sementara itu, Camat Balikpapan Timur Suwandi, mengaku bahwa dirinya selalu menerima laporan warga dan turun saat banjir terjadi. Camat terus berupaya bagaimana solusi mengatasi banjir jadi pembahasan di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), untuk diprioritaskan tiap penanggulangannya.

“Kami selalu minta usulan pembenahan drainase, dengan dilebarkan dan dipatenkan dan disiring agar air mengalir lancar. Juga untuk dibuatkan bozem untuk menghindari penumpukan sedimen, biar lumpur tidak menumupuk tapi dialirkan dulu ke bozem,” jelasnya.

Kabid SDA DPU Balikpapan, Rahmat membeberkan bahwa sebelumnya perencanaan pembangunan bendali memang diprioritaskan, namun seiring waktu dengan adanya pembangunan jalon tol Balikpapan-Samarinda, pembangunan tersebut terabaikan.

“tahun 2022 ini memang ada rencana pembuatan master plan drainase, jadi diharapkan pengembang perumahan segera menyerahakn fasum dan fasos nya,” tutupnya.

Laporan : Yusni

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *