29 Mei 2026

Kebersamaan Tanpa Batas: Momen Haru Liwetan Kalapas dan Warga Binaan di Iduladha

0
IMG-20260529-WA0056

Gorontalo – Baraberita.com – Suasana kehangatan, kebersamaan, dan nuansa kekeluargaan yang kental mewarnai perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo. Momen istimewa ini ditandai dengan terselenggaranya kegiatan liwetan atau makan bersama yang dihadiri langsung oleh Kepala Lapas, Junaidi Rison, bersama seluruh jajaran petugas dan seluruh warga binaan. Acara yang sarat makna tersebut berlangsung khidmat di halaman Masjid At-Taubah Lapas Gorontalo, pada Jum’at (29/05/2026).

Kegiatan makan bersama ini sengaja dihadirkan sebagai wujud nyata mempererat tali silaturahmi serta menjembatani hubungan emosional antara petugas dan warga binaan. Di tengah suasana hari raya yang biasanya identik dengan pertemuan keluarga, momen liwetan ini menjadi wadah untuk menciptakan suasana persaudaraan, di mana sekat antara pengelola dan yang dibina seolah hilang, berganti menjadi satu keluarga besar yang merayakan kemenangan ibadah kurban secara bersama-sama.

Dengan duduk bersila beralaskan alas yang telah disiapkan, seluruh peserta menikmati hidangan yang disajikan secara sederhana namun penuh keberkahan. Di sela-sela suapan makanan, terlihat canda dan sapaan akrab saling terjalin, menciptakan suasana akrab dan penuh keakraban yang menyelimuti setiap sudut lokasi kegiatan. Momen sederhana ini menjadi bukti bahwa kebahagiaan dan kebersamaan tetap bisa tumbuh dan dirasakan meski berada di balik pagar pembatas.

Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan liwetan ini merupakan bagian dari kepedulian dan budaya kebersamaan yang terus dibangun dan dipertahankan di lingkungan pemasyarakatan. Terlebih di momen Iduladha, yang dikenal sebagai hari raya pengorbanan, keikhlasan, dan persaudaraan, kegiatan ini menjadi sarana tepat untuk menerjemahkan nilai-nilai luhur tersebut ke dalam bentuk nyata yang bisa dirasakan semua pihak.

“Momentum Iduladha ini menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antara petugas dan warga binaan. Melalui tradisi makan bersama ini, kami ingin menghadirkan suasana yang hangat, penuh kebersamaan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai dan tenggang rasa di dalam lingkungan lapas,” tegas Junaidi Rison di sela-sela kegiatan.

Lebih jauh ia menjelaskan, ajang silaturahmi ini juga memiliki tujuan strategis dalam kerangka pembinaan. Melalui suasana akrab yang tercipta, diharapkan dapat menanamkan semangat baru dan motivasi yang kuat bagi seluruh warga binaan. Nilai kebersamaan yang dirasakan diharapkan dapat tertanam dalam hati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menjalani masa pembinaan dengan sikap disiplin dan perbaikan diri yang lebih baik.

“Kami berharap, hubungan harmonis yang terjalin erat antara petugas dan warga binaan dapat menjadi salah satu faktor penentu dan pendukung utama dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, damai, dan kondusif. Ketika rasa saling percaya dan saling menghargai terbentuk, maka proses pembinaan untuk memulihkan warga binaan akan berjalan lebih efektif dan bermakna,” tambahnya.

Secara keseluruhan, kegiatan liwetan bersama dalam perayaan Iduladha ini berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Antusiasme yang luar biasa terlihat dari partisipasi seluruh warga binaan yang mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai, meninggalkan kesan mendalam dan kebahagiaan tersendiri yang menjadi kenangan berharga dalam perjalanan pembinaan mereka.

Laporan : Suprianto Ali

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!