Bitung – Sulut, Baraberita.com – Senin, 05/12/2022 – Bertempat di Pelabuhan Samudera Bitung, Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa Kota Bitung, Kasdam XIII/Mdk Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S.Sos., M.Si., Pimpin Pelepasan Satgas Organik Yonif Raider 712/Wiratama ke wilayah Provinsi Papua, Selasa (05/12/2022).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kolonel Inf Sutrisno Pujiono, S.E., M.M (Asops Kasdam XIII/Mdk), Kolonel Laut (P) Profidol Andre Mantiri Dotulung, M.Tr. Opsla (Asintel Danlantamal VIII), Letkol Laut (P) Yogi Kuswara (Pasops Satrol Lantamal VIII), Personel TNI, Ibu-ibu Persit serta keluarga personel Satgas Yonif Raider 712/Wiratama.
Kasdam XIII/Mdk menyampaikan kepada Komandan Satgas Yonif Raider 712/WT, mengatakan, Tugas negara adalah kebanggaan oleh sebab itu jaga nama baik pribadi, satuan maupun bangsa dan negara, serta berharap besar kita semua bersama keluarga agar pergi dengan jumlah 450 orang begitu juga kembali dengan jumlah yang sama.
“Tugas negara adalah kebanggaan oleh sebab itu jaga nama baik pribadi, satuan maupun bangsa dan negara. Pergi dengan jumlah 450 orang begitu juga kembali dengan jumlah yang sama,” ucap Kasdam
Pukul 16.20 Wita, Personel Satgas masuk kedalam KRI Teluk Hading (THG-538) disertai dengan tradisi penciuman Bendera Merah Putih dan Bendera Perang Satuan.
Selanjutnya, dikonfirmasi dari tempat terpisah, Dandim 1310/Bitung Letkol Arm Yoki Afriandi, M.Han., menyampaikan, Satgas Yonif Raider 712/WT akan melaksanakan tugas di wilayah Papua.
Melaksanakan suatu tugas operasi merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi setiap prajurit dan satuan, terlebih apabila satuan itu berhasil mengemban dan menjalankan tugas-tugas yang diamanahkan negara kepadanya.
Baca Juga : Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Dandim 1310/Bitung Pimpin Upacara Di Makodim 1310/Bitung.
“Hal ini tidak saja akan berdampak positif terhadap upaya menjaga keutuhan wilayah NKRI, namun, akan menumbuhkan kepercayaan rakyat terhadap kredibilitas TNI sebagai Institusi pertahanan Negara yang selalu setia menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI,” tandas Dandim.