15 Juli 2024

Irjen Mathius D. Fakhri, Kapolda Papua Hadiri Kebaktian Kebangunan Rohani di Nabire, Serukan Pilkada Damai 2024

0
Nabire – PAPUA – Baraberita.com – Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, SIK, menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang bertempat di Bekas Bandara Douw Aturure Nabire, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Senin (10/06/2024).

Acara ini turut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, serta pejabat utama Polda Papua, Plt. Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah Ausilius You, S.Pd, M.M., M.H, Ketua KPU Provinsi Papua Tengah Jennifer Darling Tabuni, S.E, Ketua Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSAG) Kabupaten Nabire Pdt. Drs. P.S. Waromi, M.M, forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

Dengan tema “Bangkit dan Bermazmur Bagi Kristus Menuju Pilkada Damai di Tanah Papua,” kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan ajaran Tuhan tentang kasih, baik kepada Tuhan maupun sesama manusia, sehingga diharapkan terciptanya Pilkada 2024 yang damai dan harmonis.

Pada sambutannya, Ausilius You menyampaikan bahwa pemerintah daerah Papua Tengah menyambut baik dan mengapresiasi besar kegiatan ini yang diinisiasi oleh Kapolda Papua.

“Sebelum penyelenggaraan Pilkada, kita harus koreksi diri dan menyamakan persepsi untuk tujuan yang baik. Marilah momen ini kita ambil hikmah untuk mempererat hubungan persaudaraan dan toleransi antar umat beragama. Terima kasih kepada Bapak Kapolda atas inisiatif kegiatan ini,” ucapnya.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, dalam sambutannya menyatakan bahwa Tanah Papua telah melahirkan empat provinsi baru. Meski banyak provinsi, umat manusia tetap satu umat Tuhan yang harus saling menghormati. Hari ini, pihaknya bersama TNI dan pemerintah daerah serta persekutuan gereja-gereja kembali menyelenggarakan Kebaktian Kebangkitan Rohani untuk mensukseskan Pilkada Damai di Tanah Papua 2024.

“Papua adalah provinsi yang diberkati dengan budaya dan kekayaan alam yang lengkap, namun sering dikenal sebagai wilayah berbahaya. Kita harus tunjukkan bahwa Papua menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati. Dalam Pemilu, kita memilih pemimpin rakyat dan ikut berpartisipasi dalam perumusan kebijakan pembangunan nasional. Mari kita berdoa untuk keberhasilan Pilkada 2024, meminta hikmat dan tuntunan Tuhan,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya memahami bahwa pemilihan Gubernur dan Bupati adalah kontestasi yang sehat.

“Beda pilihan politik itu sah-sah saja. Agama tidak mengajarkan bahwa perbedaan pandangan bisa digunakan untuk saling merendahkan. Pelaksanaan KKR ini adalah komitmen Polri dan TNI untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua juga mengapresiasi kedewasaan masyarakat Papua dalam menyikapi perbedaan pilihan politik selama Pemilu 2024.

“Tidak tampak ketersinggungan di masyarakat akibat perbedaan pilihan politik. Media sosial kita tidak dibanjiri oleh caci maki, berita hoax, maupun ujaran kebencian. Ini mencerminkan kedewasaan masyarakat Papua dalam penyelenggaraan pesta demokrasi,” ujar Kapolda.

Penutupan acara ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua BKSAG Kabupaten Nabire, Pdt. Drs. P.S. Waromi, M.M., yang mengajak semua pihak untuk terus menjaga kedamaian dan kerukunan di Tanah Papua.

“Mari kita bergandengan tangan, saling mendukung, dan menciptakan Papua yang damai dan sejahtera. Tuhan memberkati kita semua,” Tutupnya.

Laporan : Arina S. Aliyu

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *