Demo Warga RT 18 Kelurahan Gunung Sari Ulu di Kantor Telkomsel Berakhir Damai

Perwakilan Warga dimediasi pihak Polres Balikpapan Berdialog deng Manager Telkomsel

Balikpapan, BARABERITA,COM Kamis 01/02//2018 pukul 08.44 Wita, telah berlangsung kegiatan aksi warga RT.18 Kelurahan Gunung Sari Ulu Kecamatan Balikpapan Tengah dan Ormas / LSM FKPKB Forum Komunikasi Pemerhati Kota Balikpapan di halaman kantor Telkomsel yang beralamat Jl. Jend. Ahmad Yani No.2 Kelurahan  Gunung Sari Ulu Kecamatan Balikpapan Tengah. Kegiatan aksi dipimpin oleh Sdr. Ir Fortuna, HS Ketua Forum Komunikasi Pemerhati Kota Balikpapan dalam rangka meminta hak – hak warga sekitar terkait dampak keberadaan Tower milik Telkomsel di lingkungan warga RT. 18 yang hingga saat ini belum ada penyelesaian dari pihak Telkomsel.  Maksud dan tujuan aksi sebagai berikut Dengan adanya tower tersebut warga dilingkungan Rt.18 Gunung Sari merasa khawatir, takut dan cemas saat petir.

Peserta DEmo Warga Rt 18 Gn, Sari Ulu di Halaman Telkomsel

Keluhan warga apabila ada petir warga langsung merasakan dampaknya, misalnya alat-alat elektronik yang rusak hingga terkena imbas sambaran petir tersebut sampai ada yang kakinya melepuh. Warga merasa sistem keamanan Tower yang tidak sesuai, sehingga sangat membahayakan warga bila hujan turun dengan disertai petir. Permasalahan atas keberadaan Telkomsel Tower Center (TTC) di lingkungan Rt.18 Kelurahan Gunung Sari Ilir sudah berlangsung sejak Tahun 2003 dan mulai beroperasi pada Tahun 2004.

Warga sudah pernah berkali-kali melakukan mediasi di kantor kelurahan Gunung Sari Ulu  tetapi belum ada kesepakatan, Dalam pendirian tower Telkomsel Tower Center (TTC) di lingkungan Rt.18 Kelurahan Gn. Sari Ulu menurut warga tidak memiliki izin administrasi yang lengkap dalam pendirian dan keamanan. Demo tersebut diikuti sekitar 50 orang yang terdiri dari  Warga RT.18 Kelurahan Gunung Sari Ilir Kecamatan Balikpapan Tengah Ormas / LSM FKPKB (Forum Komunikasi Pemerhati Kota Balikpapan) dari Persaudaraan Aswaja Muslim (PMA) Balikpapan sebanyak 4 orang dan Baladika sebanyak 3 orang. Rangkaian kegiatan aksi yang dilakukan sebagai berikut Pukul 08.30 Wita, Peserta aksi berkumpul di depan Gang Cempaka RT. 18 Kel. Gn. Sari Ilir  Kec. Balikpapan Tengah Samping Alfamidi seberang  Puskib Pukul 08.43 Wita, Peserta aksi berjalan ke kantor Telkomsel di Jl. Jend. Ahmad Yani No.2 Kel. Gunung Sari Ulu Kec. Balikpapan Tengah. Pukul 08.43 Wita, Peserta aksi tiba di tempat luar pagar kantor Telkomsel pukul 08.44 wita, perwakilan peserta mulai melakukan orasi,  Rona Fortuna korlap aksi LSM FKPKB  Balikpapan Kota Terdamai dan Teraman di Indonesia, kita kumpul disini sesuai dengan prosedur yang ada ke semua Instansi – aksi ini terjadi bukan semena – semena karena terjadi manipulasi di kota Balikpapan – Telkomsel yang melakukan telekomunikasi telah menganiaya, menipu dan menindas warga RT. 18 Selama 14 tahun – dalam logika kalau menara aman dan septi serta tidak beradiasi kenapa Telkomsel tidak berkantor disini, menandakan gedung ini radiasi berbahaya, warga kalau malam saat hujan tidak pernah tidur nyenyak dikarenakan petir yang terasa, serta banyak alat elektronik yang rusak.

Pukul 09.30 wita perwakilan peserta aksi diterima masuk di kantor Telkomsel membicarakan masalah yang dihadapi warga Pukul 09.35 wita dilakukan pertemuan antara perwakilan aksi dengan pihak Telkomsel yang dihadiri perwakilan Telkomsel 1. Irwan (Legal) 2. Hairil Anwar ( Manager Area) dari perwakilan peserta aksi 1. Rona Fortuna HS ( Forum Komunikasi Pemerintah Kota Balikpapan ) 2. warga RT 18  M. Ali Ketua RT, Iskandar Sekretaris RT dengan hasil pertemuan sebagai berikut : 1. Pihak Telkomsel tidak dapat merelokasi warga sesuai permintaan atau keinginan warga yang meminta direlokasi,. 2. Pihak Telkomsel tidak dapat merelokasi tower yang sudah ada. 3. Pihak Telkomsel akan memenuhi tuntutan  dari warga dengan kebutuhan dari hal terkecil konpensasi kerusakan barang elektronik dan lainnya  dengan biaya penggantian berupa uang yang nominalnya berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, Pihak telkomsel diakhir pertemuan telah membayarkan sejumlah uang kepada 15 orang warga RT 18  yang barang elektroniknya rusak, pertemuan berakhir damai yang dimediasi oleh personil dari Polres Balikpapan diantaranya AKP H. Sarbini, SH dan IPTU Hartono.

Laporan : Arimin JW

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *