7 Juni 2026

Cegah Tawuran, Polresta Manado Amankan 19 Pemuda dan Sita Senjata Tajam

0
IMG-20260607-WA0003

Manado – SULUT – Baraberita.com – Polresta Manado terus memperkuat langkah pencegahan guna menekan potensi aksi tawuran dan kekerasan jalanan yang meresahkan warga. Upaya nyata kembali ditunjukkan lewat operasi patroli penciptaan keamanan yang digelar Tim Motor Itang bersama personel Samapta di sejumlah titik rawan di wilayah kota.

Hasil dari patroli yang dilakukan pada Sabtu malam, 6 Juni 2026 tersebut cukup signifikan. Petugas berhasil mengamankan 19 orang pemuda sekaligus menyita sejumlah senjata tajam jenis panah wayer yang diduga disiapkan untuk digunakan melakukan tindak kekerasan.

Pengamanan berlangsung di kawasan Kelurahan Wenang Selatan, sebuah wilayah yang selama ini dipantau memiliki risiko tinggi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Keberadaan kelompok pemuda yang berkumpul dalam jumlah banyak langsung menarik perhatian tim patroli yang sedang bertugas.

Setelah mendekati lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh individu yang berkumpul, petugas menemukan barang bukti berupa senjata tajam. Berdasarkan temuan tersebut, diduga kuat benda-benda itu sengaja disiapkan dan akan digunakan untuk melancarkan aksi tawuran atau perkelahian massal.

Guna mencegah rencana buruk itu terlaksana dan menjaga suasana tetap aman serta kondusif, seluruh pemuda yang diamankan langsung digelandang ke Markas Polresta Manado. Di sana, mereka menjalani proses pendataan identitas dan pemeriksaan mendalam terkait tujuan berkumpul serta asal-usul senjata yang dibawa.

Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian utama dari strategi preventif kepolisian. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi segala potensi gangguan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu dan mengancam keselamatan warga.

“Personel yang bertugas bergerak cepat setelah memperoleh informasi di lapangan. Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya aksi tawuran maupun tindak kekerasan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban di Kota Manado,” ujar Agus.

Ia menambahkan, kehadiran petugas kepolisian lewat patroli rutin tidak hanya berfokus pada penindakan setelah kejadian. Lebih dari itu, keberadaan polisi dimaksudkan untuk mencegah berbagai tindak kejahatan terjadi lebih dini, sebelum menimbulkan korban jiwa maupun kerugian bagi masyarakat luas.

Selain menjelaskan kinerja pihak kepolisian, Agus juga menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh orang tua. Ia meminta agar pengawasan terhadap aktivitas anak-anak lebih ditingkatkan, terutama saat malam hari ketika pengawasan lingkungan mulai berkurang.

“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak-anak terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Laporan : Romin Djuma

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!