UT Gorontalo Gelar Bimtek Usaha Kreatif Musik Polopalo Di Desa Bua

Gorontalo, Baraberita.com – Kamis, 14/07/ – 2022 – Sukses melaksanakan malam Pagelaran music tradisional Polopalo di desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo,  Universitas Terbuka Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis Strategi meningkatkan usaha kreatif industri Polopalo masyarakat Desa Bua selama dua hari yakni 13 dan 14 Juli 2022 bertempat di aula kantor Desa Bua yang di ikuti 15 orang peserta.

Dihari pertama Drs H Irwan Hamzah, M.Sc memaparkan tentang Bagaimana Upaya Pelestarian Alat Musik Polopalo Sebagai Potensi Sumber Daya Wisata di Desa Bua, Menurutnya bahwa sejak dahulu Polopalo dibunyikan ketika para petani menghibur diri saat sedang menanam padi di sawah yang kemudian dibunyikan sebagai tanda waktu berbuka puasa maupun ketika sahur di bulan suci Ramadhan. Pada era tahun 60-an hingga tahun 90-an, Polopalo biasanya dimainkan pada waktu waktu tertentu, yang pada hari tersebut merupakan hari yang sangat istimewa menurut masyarakat Gorontalo.
Sekitar abad ke 18, Polopalo digunakan sebagai alat komunikasi untuk memanggil masyarakat dalam acara adat Gorontalo karena memiliki bunyi yang nyaring hingga menjangkau 3 km,. Pada zaman dulu dikenal dengan nama Tonggobi, namun di abad ke 19 Polopalo mengalami perubahan kegunaan menjadi media hiburan karena adanya keinginan raja dan masyarakat akan kebutuhan seni hiburan

Perkembangan lainnya alat musik Polopalo di kembangkan dari 2 (nada) menjadi lebih, dalam artian musik Polopalo telah dikembangkan jenis organisasinya sehingga menghasilkan beberapa buah alat musik Polopalo dalam bentuk dan nada yang berbeda. Setelah itu Polopalo yang telah menjadi beberapa buah nada tersebut, dimainkan oleh beberapa orang dengan menyesuaikan komposisi yang telah dibuat.

Secara otomatis musik Polopalo sudah bisa menghasilkan tangga nada yang bisa kita komposisikan menjadi suatu karya musik (seperti layaknya kelompok musik angklung)

Menurut Irwan Hamzah upaya melestarikan Polopalo ini antara lain bisa dilakukan melalui Festival budaya seperti Festival Polopalo Pengenalan alat musik daerah pada siswa – siswi

Penggunaan Polopalo pada pembukaan acara-acara pemerintahan
Penggunaan Polopalo pada sebagian besar kegiatan adat di Gorontalo
Kolaborasi dengan musik modern
Pagelaran musik daerah

Materi Selayan Pandang Musik Tradisional Polopalo disampaikan oleh pemateri selanjutnya H. Frets Ano, S.Pd yang di awali dengan History Musik Tradisional di Gorontalo

Pada hari ke dua tanggal 14 Juli 2022, materi dengan judul Prospek Usaha Kreatif Industri Polopalo di Desa Bua disampaikan oleh Roni Monoarfa, S.Pd Beliau menjelaskan secara rinci usaha kreatif industri Polopalo di Desa Bua ini sangat menjanjikan asal semua komponen bersinergi dan berkomitmen membangun industry polopalo.

Karang taruna dan masyarakat diharapkan bisa menjadi pioneer menggagas berbagai inovasi yang kreatif dengan icon Polopalo di Desa Bua ada wadah yang bisa menaungi semacam UMKM, ada sanggar, ada home industry yang menjual berbagai aksesoris dengan icon Polopalo.

Pada kesempatan ini pula pemateri Roni Monoarfa mengajak seluruh peserta, Direktur UT dan Ibu Dra. Andi Sylvana, M,Si (tim monev PkM dari UT Pusat) mendemonstrasikan untuk memainkan alat music Polopalo.

Pemateri terakhir Rosnawaty Ishak dan Doktor Zuchri Abdussamad dengan materi Manajemen Bisnis. Pada sesi terakhir ini pemateri bersama peserta bersama sama merumuskan program untuk usaha kreatif industry Polopalo dengan menghasilkan program antara lain; pembuatan wadah home industri yang berbadan usaha dengan icon Polopalo berupa pernak pernik/aksesories, wadah sanggar Polopalo, kursus music Polopalo, membentuk komunitas pecinta Polopalo.

Kegiatan bimtek ini dimonitoring langsung oleh Tim Monev dari LPPM UT Pusat Jakarta Dra. Andi Sylvana, M,Si. Tim monev memberikan apresiasi atas PkM yang dilakukan oleh dosen Ut Gorontalo dengan melihat langsung kegiatan Bimtek juga informasi program sosialisasi melalui malam pagelaran music tradisional Polopalo dan Bombolionu berharap PKM ini dapat mengangkat Desa Bua menjadi Desa Wisata Budaya yang salah satunya adalah budaya music polopalo dan induustri Polopalo.

Kegiatan Bimbingan Teknis ini di tutup langsug oleh Direktur UT Gorontalo Andi Suci Amalia, juga sebagai ketua tim PKM,  Pada sambutannya Andi Suci mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa Bua yang sudah memberikan kesempatan menjadikan lokasi desa Bua menjadi tempat kegiatan PKM dosen UT Gorontalo. Tim pengabdi.

Laporan : Iren M. Syauta

 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.