Sekdakot, H. Muhaimin, S.T., M.T, Jadi Inspektur Upacara Peringatan HBN Ke – 76 Tahun 2024 di Kota Balikpapan
Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Pada hari Kamis tanggal 19 Desember 2024 Pukul 08.10 WITA, bertempat di Halaman Kantor Walikota Balikpapan Jl. Jend. Sudirman Kota Balikpapan telah dilaksanakan Kegiatan Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) Ke – 76 Tahun 2024 dengan tema ” Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju ”,
Bertindak Selaku Inspektur Upacara Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Balikpapan, H. Muhaimin. S.T., M.T dan selaku Komandan Upacara Kaur Ops Dim 0905/BPP, Kapten. Arm. Agus Sanjoko. Upacara diikuti 260 Orang.
Hadir dalam kegiatan upacara tersebut antara lain ; Danlanal Balikpapan, Kolonel Laut (P) Edi Kuswanto, M.Tr.Hanla, M.M. Danlanud Dhomber Balikpapan, Kolonel Pnb Fata Patria, M.M.D.S. Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, S.H., SIK., M.Si. Pasipers Kodim 0905/BPP, Mayor Czi. Salim.

Wakil Ketua I DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman. Ketua Pengadilan Negeri Kota Balikpapan, Dr. Husnul Khotimah., S.H, M.H. Ketua Pengadilan Agama Balikpapan, Drs. H. Ahmad Fanani, M.H. Para Asisten dan Staf Ahli Sekdakot Balikpapan. Para Kepala OPD/Kaban/Kabag Pemerintah Kota Balikpapan. Kasubbag Pembinaan Kejari, Tina Mayasari, S.H., M.H. Camat dan Lurah se Kota Balikpapan. Serta Para Tamu Undangan.
Adapun Susunan Pasukan Upacara, sebagai berikut ; 1 Pleton Kodim 0905/Bpp. 1 Pleton Lanal Bpp. 1 Pleton Lanud Dhomber Bpp. 1 Peton Polresta Bpp. 1 Pleton FPK Bpp. 1 Pleton Satpol PP Bpp. 1 Pleton BPBD Bpp. 1 Pleton Korpri Bpp. 1 Pleton Dishub Bpp. 1 Pleton FKDM Bpp. 1 Pleton DPPI Bpp. 3 Pleton Bela Negara.
Amanat Presiden RI yang di bacakan oleh Inspektur Upacara Sekdakot Balikpapan, H. Muhaimin. S.T., M.T, Sebagai berikut ;
Peringatan Hari bela negara yang kita laksanakan hari ini adalah untuk mengenang perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan negara melalui peristiwa bersejarah yaitu agresi militer II pada tanggal 19 Desember 1948 para pahlawan menunjukkan kegigihan dan usaha mereka untuk merebut kembali ibu kota Negara Yogyakarta kota tersebut yang saat itu merupakan simbol Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Pada masa itu Belanda berhasil menangkap sejumlah tokoh penting di Indonesia yaitu Presiden Ir. Soekarno Wakil Presiden Drs. Muhammad Hatta dan beberapa pejabat tinggi lainnya. Hal ini menyebabkan kekosongan kepemimpinan negara, maka dari itu demi keberlangsungan Pemerintahan Indonesia Presiden Ir Soekarno menginstruksikan Menteri Kemakmuran Syarifudin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di daerah Bukit Tinggi Sumatera Barat
Deklarasi PDRI merupakan bukti ketangguhan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan Kemerdekaan dan Kedaulatan NKRI. Selain itu keberadaan (PDRI) juga memberikan sinyal kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih tetap berdiri
Mendengar catatan sejarah tersebut membuat kita generasi penerus menjadi kagum dan terinspirasi dan dedikasi pengorbanan para pejuang bangsa. Oleh karena itu peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kita bersama dalam menjaga dan memperkuat persatuan bangsa Indonesia
Tema peringatan Hari bela Negara ke-76 tahun 2024 ini adalah Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju. Tema ini mengandung makna bahwa kita seluruh warga negara Indonesia agar terus menggelorakan bela negara dengan berkontribusi secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan guna mewujudkan Indonesia maju. Kontribusi nyata kita haruslah dapat tercermin pula pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, teknologi, pertahanan dan keamanan

Setiap individu memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks bela negara terdapat 5 nilai dasarnya bela negara yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakni pada Pancasila rela berkorban dan kemampuan awal bela negara. Hal tersebut menjadi landasan untuk membentuk mental dan fisik yang tangguh
Perlu disadari bahwa perkembangan lingkungan strategis dan geopolitik terkini menunjukkan dinamika yang semakin kompleks dan berpotensi membawa dampak signifikan terhadap keamanan global. Ketegangan antara negara pergeseran aliansi dan meningkatnya persaingan untuk menguasai sumber daya strategis telah menciptakan ketidakpastian. Selain itu isu-isu seperti konflik regional perang siber dan perubahan iklim mempengaruhi keamanan internasional.
Oleh karenanya diperlukan antisipasi penyelarasan updating kebijakan pertahanan dan pelaksanaan strategi pertahanan negara yang tepat. Hal tersebut untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam rangka penerapan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
Sishankamrata merupakan strategi pertahanan negara terbaik karena Indonesia memiliki keunggulan jumlah penduduk dan wilayah nusantara yang luas. Dalam konteks tersebut kementerian pertahanan telah melaksanakan program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) kegiatan PKBN ini merupakan salah satu upaya dan revolusi mental melalui pembangunan karakter bangsa di lingkup pendidikan, masyarakat dan pekerjaan hal tersebut sejalan dengan 8 (delapan) Asta Cita Kabinet Merah Putih yaitu memperkokoh ideologi Pancasila dan memperkuat pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.
Ideologi Pancasila yang tetap kokoh sebagai pedoman dasar setiap warga negara diarahkan tentunya mampu menjawab berbagai tantangan situasi global yang penuh ketidakpastian bela negara sebagai perilaku warga negara yang dijiwai oleh dasar bela negara seperti cinta kepada tanah air, sadar berbangsa dan bernegara yakni Pancasila sebagai ideologi negara dan memiliki kemampuan awal bela negara
Perlu diingat tugas bela negara bukan hanya milik Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri semata namun merupakan tugas dan kewajiban kita semua sebagai seluruh komponen bangsa. Dengan semangat bela negara saya yakin kita mampu menghadapi berbagai macam rintangan dan menggapai cita-cita bangsa. Mari kita bersama-sama mempersembahkan dedikasi yang terbaik bagi bangsa sesuai dengan peran dan profesi kita masing-masing.
“Pertahanan negara adalah suatu tujuan nasional bangsa kita. Dan tujuan Republik Indonesia adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia, seluruh keselamatan bangsa, seluruh kekayaan bangsa dan seluruh masa depan bangsa dan itu hanya bisa dijamin oleh pertahanan yang kuat”
Demikian yang dapat saya sampaikan semoga Tuhan yang Maha Esa selalu memberikan petunjuk kekuatan dan perlindungan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta .
Bahwa dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) Ke-76 Tahun 2024 di Kota Balikpapan menunjukkan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Daerah, TNI/Polri, Instansi Sipil, dan Masyarakat, mencerminkan nilai kebersamaan dalam membangun kesadaran bela negara. Dengan tema “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju” menjadi relevan di tengah tantangan global yang kompleks. Hal ini mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi, baik melalui profesi masing-masing maupun dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bentuk bela negara.
Bahwa penyampaian Amanat Presiden menekankan pentingnya pembelajaran dari sejarah perjuangan bangsa, khususnya peristiwa pembentukan PDRI. Hal ini memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk menanamkan semangat cinta tanah air dan komitmen dalam menjaga persatuan serta keutuhan NKRI.
Laporan : OBID S.
