Ponton Bermuatan Batu Bara Senggol Keramba Milik Warga di Sungai Mahakam, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kukar – KALTIM – Baraberita.com -Sebuah insiden yaitu kecelakaan air terjadi di Perairan Sungai Mahakam tepatnya di Jalan Gajah Mada RT.001, Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pada hari Selasa (20/05/2025) sekitar pukul 00.30 WITA. Sebuah ponton bermuatan batu bara bernama BG TBG Indo Sukses 81 yang ditarik oleh Kapal TB MTS 81 diduga menyenggol sejumlah keramba milik warga.
Menurut informasi yang diterima dari Kapolsek Muara Muntai, IPTU Wahid, S.H, kejadian berawal saat Kapal TB MTS 81 menggandeng ponton bermuatan batu bara dari arah hulu Sungai Mahakam menuju Samarinda. Namun, saat melintas di perairan Muara Muntai, ponton terbawa arus deras akibat pasang sungai, hingga akhirnya menyenggol keramba milik warga.
“Dari keterangan Kapten Kapal, Rait Helman Yanto Situmeang, kapal saat itu dikemudikan oleh Mualim II bernama Syahrir. Arus sungai yang deras membuat ponton sulit dikendalikan hingga akhirnya bergeser ke sisi kiri sungai dan menabrak keramba,” jelas IPTU Wahid.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp.50 juta. Adapun warga yang terdampak yakni:
1. Padliansyah (45) mengalami kerusakan perahu, jamban pecah, dan tiga kotak keramba berisi ikan jelawat dan bawal rusak. Total kerugian Rp.20 juta.
2. Moh. Nasir (44) mengalami kerusakan dua kotak keramba berisi ikan jelawat. Total kerugian Rp.25 juta.
3. Abdul Gafur (49) mengalami kerusakan tiga kotak keramba berisi ikan nila. Total kerugian Rp.1 juta.
4. Padjriannur (45) mengalami kerusakan pada satu unit perahu. Total kerugian Rp.5 juta.
Pihak Polsek Muara Muntai telah mengambil langkah-langkah cepat, termasuk mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan dari para pemilik keramba, serta menghubungi kapten kapal untuk klarifikasi.
Saat ini, kapal TB MTS 81 dan ponton BG Indo Sukses 81 tetap melanjutkan pelayarannya. Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan agen perusahaan terkait rencana pengecekan lapangan guna menindaklanjuti ganti rugi yang dialami warga.
Polisi terus melakukan pengumpulan data dan pendalaman lebih lanjut terhadap kejadian ini guna memastikan kejelasan penyebab dan penyelesaian yang adil bagi seluruh pihak.
Laporan : Jeinita Claudia Senewe
