21 Mei 2026

Polda Metro Jaya Ungkap Clandestine Lab di Apartemen Cipinang, Sitakan Ribuan Ekstasi dan Happy Water

0
image (1)

JAKARTA – Baraberita.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap praktik clandestine lab atau laboratorium gelap yang menghasilkan narkotika jenis ekstasi dan happy water. Jaringan tersebut beroperasi di dalam sebuah apartemen yang berlokasi di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Operasi pengungkapan dilakukan oleh Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada hari Senin (30/03/2036) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam tindakan tersebut, penyidik berhasil menangkap dua orang tersangka yang masing-masing memiliki inisial K (32 tahun) dan S (38 tahun). Penangkapan dilakukan di depan sebuah minimarket yang berada di sekitar Tower G Apartemen Basura, kawasan Cipinang.

“Dari tangan kedua tersangka, ditemukan barang bukti berupa 10 butir ekstasi,” jelas Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ahmad David, pada hari Selasa (31/03/2026).

Menurut Kombes Pol. Ahmad David, setelah penangkapan, penyidik melakukan langkah pengembangan penyelidikan hingga ke unit kamar yang ditempati oleh kedua tersangka. Kamar tersebut berlokasi di Tower Dahlia lantai 22 dan diduga kuat digunakan sebagai lokasi produksi sekaligus penyimpanan narkotika.

Di lokasi kamar tersebut, penyidik menemukan barang bukti dalam jumlah besar. Antara lain bahan baku ekstasi siap cetak dengan berat 16,695 kilogram yang diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 33 ribu butir ekstasi. Selain itu, juga ditemukan 643 butir ekstasi yang sudah siap untuk diedarkan serta 34 bungkus happy water.

Selain barang bukti berupa narkotika jadi dan bahan baku, tim penyidik juga menyita berbagai jenis bahan kimia dan peralatan produksi. Barang bukti tersebut antara lain serbuk kimia, alat cetak ekstasi, timbangan digital, blender, alat press plastik, hingga seperangkat alat laboratorium lengkap.

Bukti-bukti yang ditemukan menguatkan dugaan adanya aktivitas produksi narkotika skala rumahan atau clandestine lab yang beroperasi di dalam apartemen tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk mengungkap jaringan distribusi serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.

Laporan : Rajasani 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!