4 Mei 2026

Pimpin Upacara Hardiknas di SMA Negeri 3 Gorontalo, Gubernur Gusnar Ismail Tekankan Bebas Bullying dan Kebersihan

0
IMG-20260504-WA0008

GORONTALO – Baraberita.com – Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo menggelar rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dipusatkan di lingkungan SMA Negeri 3 Kota Gorontalo. Kegiatan yang menjadi momen penting bagi dunia pendidikan di daerah tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 4 Mei 2026, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para tokoh pendidikan serta upaya meningkatkan kualitas layanan pembelajaran.

Peringatan yang seharusnya diperingati setiap tanggal 2 Mei itu dijadwalkan ulang oleh pemerintah daerah. Penundaan pelaksanaan dilakukan mengingat tanggal berlakunya peringatan tersebut jatuh pada hari libur, sehingga pelaksanaannya dipindahkan ke hari kerja terdekat agar dapat diikuti secara maksimal oleh seluruh elemen yang terlibat dalam dunia pendidikan di wilayah Gorontalo.

Upacara peringatan dimulai secara khidmat tepat pada pukul 07.00 Waktu Indonesia Tengah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan, dihadiri oleh para pejabat daerah, tenaga pendidik, staf kependidikan, serta perwakilan siswa yang hadir dengan mengenakan atribut dan pakaian seragam secara rapi dan tertib.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Provinsi Gorontalo, Gusnar Ismail, bertindak selaku pembina upacara sekaligus menyampaikan amanat kepada seluruh peserta yang hadir. Penunjukan lokasi SMA Negeri 3 ini memiliki makna tersendiri mengingat lokasi kegiatan tersebut merupakan tempat menuntut ilmu yang pernah dijalani oleh pemimpin daerah tersebut pada masa pendidikan menengahnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail menekankan dua hal utama yang harus menjadi perhatian bersama dan diwujudkan di setiap satuan pendidikan. Hal pertama yang disampaikan adalah pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari tindakan perundungan atau bullying, mengingat lembaga pendidikan memiliki fungsi utama sebagai tempat membentuk kepribadian, kedisiplinan, serta integritas generasi penerus bangsa dalam menuntut ilmu pengetahuan.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan aspek yang tidak kalah pentingnya dan harus menjadi kebiasaan serta tanggung jawab seluruh warga sekolah. Menurutnya, kebersihan tidak hanya berlaku untuk ruang kelas dan halaman sekolah saja, tetapi juga harus diterapkan secara khusus pada fasilitas umum seperti toilet yang harus senantiasa terjaga kebersihannya, serta seluruh lingkungan sekolah harus terbebas dari tumpukan sampah yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

Di sela-sela penyampaian amanatnya, Gubernur juga berbagi kisah masa lalunya dengan seluruh peserta upacara. Ia menyampaikan bahwa dirinya merupakan alumni dari SMA Negeri 3 Kota Gorontalo yang menjadi lokasi kegiatan tersebut, yang pada masa ia menempuh pendidikan masih menggunakan nama Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan atau yang lebih dikenal dengan sebutan SMPP sebelum mengalami perubahan nama seperti yang digunakan saat ini.

Setelah rangkaian upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional selesai dilaksanakan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru atau yang disingkat SPMB. Sistem ini disusun sebagai langkah untuk memperbaiki tata cara dan memudahkan proses penerimaan peserta didik baru di seluruh satuan pendidikan yang ada di lingkungan Provinsi Gorontalo.

Peluncuran sistem tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail bersama dengan sejumlah pejabat tinggi daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pimpinan instansi utama ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memastikan pelaksanaan proses penerimaan siswa baru berjalan dengan baik, teratur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebagai bentuk keseriusan dan janji untuk menjaga transparansi serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan sistem tersebut, dilakukan pula penandatanganan naskah fakta integritas. Dokumen tersebut ditandatangani secara bersama-sama oleh Gubernur, Kapolda Provinsi Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, serta Kepala Pengadilan Tinggi Gorontalo sebagai bukti kesediaan menjalankan seluruh proses secara jujur, adil, dan bertanggung jawab.

Laporan : Rolly Maku 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!