Iswanto, S.T, “Mengenang Sosok Guru Baik: Drs. Djaman Tampubolon”
Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com -Drs. Djaman Tampubolon, seorang pensiunan guru berusia 76 tahun, meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi di rumahnya di Jalan Prona III Kelurahan Sepinggan, Kota Balikpapan, pada Minggu (02/11/2025) dini hari. Ia meninggal bersama istrinya, Yetty Magdalena Purba, berusia 69 tahun.
Kebakaran yang terjadi pada Minggu dini hari itu mengakhiri hidup Djaman Tampubolon dan istrinya secara tragis. Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam rumah yang terbakar.
Djaman Tampubolon lahir pada tanggal 4 Juni 1949 di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Ia memiliki latar belakang pendidikan sebagai guru dan menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengajar.
Setelah pensiun, Djaman Tampubolon dan istrinya memutuskan untuk tinggal menetap di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mereka hidup bahagia bersama keluarga dan menikmati masa pensiun.
Namun, kejadian tragis pada Minggu dini hari itu mengakhiri hidup mereka secara tiba-tiba. Keluarga dan teman-teman Djaman Tampubolon sangat terpukul dengan kejadian ini.
Iswanto, S.T., Ketua Karang Taruna Balikpapan Selatan dan mantan murid Drs. Djaman Tampubolon di SMP Negeri 5 Balikpapan, mengenang sosok gurunya dengan penuh kasih sayang.
“Pak Djaman Tampubolon adalah sosok guru yang baik dan sabar dalam memberikan pelajaran kepada kami sebagai murid di SMP Negeri 5 Balikpapan. Beliau selalu berpakaian rapi dan klimis, sesuai dengan bidang studi yang diajarkan, yaitu kesenian,” kata Iswanto.
Iswanto masih ingat bagaimana Djaman Tampubolon mengajar dengan penuh dedikasi dan kesabaran. “Saya masih ingat bagaimana beliau mengajar dengan penuh dedikasi dan kesabaran. Kami sebagai murid sangat kehilangan sosok beliau,” tambahnya.
Iswanto berharap agar amal ibadah Djaman Tampubolon diterima oleh Allah SWT Tuhan yang maha esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. “Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Aamiin,” kata Iswanto.
Djaman Tampubolon dikenal sebagai sosok yang baik hati dan peduli terhadap keluarga. Ia akan sangat dirindukan oleh keluarga, mantan muridnya dan teman-temannya.
Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat menerima kejadian ini dengan tabah dan sabar. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi bahaya kebakaran.
Keluarga dan teman-teman Djaman Tampubolon akan terus mengenang sosoknya yang baik hati dan peduli terhadap orang lain. Semoga kenangan indah tentang beliau dapat terus hidup di hati kita semua.
Laporan : Ilham Nur
