8 Maret 2026

DPRD Balikpapan Dukung Penuh Pengurus Asosiasi LKM Kota Balikpapan Yang Baru Dilantik

0
IMG-20230807-WA0005

Balikpapan –  Kaltim,  Baraberita.com  –  Minggu, 06/08/2023  –  Kepala Badan Kesbangpol Kota Balikpapan Sutadi, mewakili Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E, melantik Pengurus Asosiasi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kota Balikpapan periode 2023 – 2028, di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Balikpapan, Klandasan Ilir, Kota Balikpapan, Minggu, 06 Agustus 2023.
Ketua DPRD Balikpapan H. Abdulloh, S.Sos didampingi dua anggota DPRD Balikpapan Nelly Turuallo dan Taufiq Qul Rahman, nampak hadir dalam acara tersebut. Juga dari Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda, Pertamina Balikpapan, Pengurus Asosiasi LKM Kota Balikpapan dan Pengurus LKM dari 31 Kelurahan se Kota Balikpapan.
LKM yang merupakan Lembaga kolektif dari berbagai unsur masyarakat ini, dibentuk sejak tahun 2009 oleh pemerintah pusat dan di kelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). LKM memiliki peran secara partisipatif dalam menanggulangi berbagai persoalan, baik di bidang pembangunan, ekonomi maupun sosial ditingkat Kelurahan.
Ketua Asosiasi LKM Kota Balikpapan Adi Suwito mengatakan, sejak berakhirnya program Kotaku dari pemerintah pusat pada akhir bulan Juni lalu, pihaknya dan seluruh pengurus LKM sempat meragukan kelangsungan program ini. Sebab, belum diketahui arah dan tujuan LKM di Balikpapan kedepannya.

Namun, keraguan terjawab sejak bertemu Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh. Segala keluhan dari Pengurus LKM bisa tersampaikan, termasuk ke OPD terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda dan Dinas Perumahan dan Permukiman. Ketua DPRD mendukung penuh program untuk berlanjut.
“Kami sampaikan semua keluh kesah kami, kemana arah LKM di Balikpapan setelah berakhirnya program Kotaku dari pemerintah pusat. Dan alhamdulillah, Pak Abdulloh langsung respon untuk membantu keberlanjutan LKM di Balikpapan,” kata Suwito terlihat gembira.
Setelah pelantikan, Suwito sampaikan bahwa pihaknya memiliki agenda besar yang akan diwujudkan, yaitu penataan kawasan kumuh sebanyak 110 hektar yang harus diselesaikan sampai tahun 2026 mendatang.
“Selama ini program dari LKM dibiayai oleh bank dunia melalui pemerintah pusat. Namun saat ini dan ke depan, segala program LKM kedepannya akan dibiayai melalui APBD. Program-program LKM nanti akan kita sampaikan kepada pemerintah, mana yang kira-kira menjadi prioritas yang harus dilaksanakan,” terang Suwito penuh optimisme.
LKM tidak hanya fokus pada pengentasan kawasan kota kumuh, tapi juga ada pelatihan-pelatihan sosial, dan peningkatan perekonomian, melalui peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Peningkatan ekonomi tersebut diberikan melalui program dana bergulir.
“Hingga saat ini, sudah 12 ribu orang yang sudah merasakan dana bergulir tersebut. Dana bergulir yang ada di masyarakat sekitar 7 miliar lebih,” Suwito menjelaskan.

Ditempat terpisah, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, keberadaan LKM harus terus berlanjut, karena sangat membantu Pemerintah Kota Balikpapan. Terutama dalam mempercepat pengentasan kawasan kumuh.
“Data yang disampaikan oleh Dinas PU dan Disperkim Balikpapan, bahwa kawasan kumuh di Balikpapan masih sekitar 200 hektar. Kita akan percepat titik-titik mana saja, yang akan di dahulukan agar menjadi kota bersih.” ujar Abdulloh nampak gagah dengan kumis tebalnya.
Abdulloh menegaskan bahwa LKM saat ini tidak lagi di biayai oleh bank Dunia. Sehingga, dirinya meminta OPD terkait untuk bisa menganggarkan dana pembinaan, untuk keberlanjutan program kerja LKM di Balikpapan.
“Keberlanjutan LKM ini harus di support, karena LKM sangat membantu program-program pemerintah dalam pengentasan kawasan kota kumuh. Jadi, tidak ada alasan pemerintah untuk tidak membantu segala bentuk program LKM,” ucap Abdulloh nampak serius.
Abdulloh meyakini, Wali Kota Balikpapan juga memiliki pemikiran sama dengan DPRD, untuk memberikan support terhadap program LKM ke depan.

“Saya yakin pak Wali Kota menyetujui. Tinggal bagaimana OPD terkait bisa menempatkan alokasi anggarannya itu dimana. Kemudian dijabarkan anggaran itu secara teknis, dan di implementasikan kepada LKM. Distribusi anggarannya nanti bisa melalui Bappeda, Dinas PU atau Dinas Perkim,” ucap Bang Doel sapaan akrab Abdulloh.
Sementara, ditempat yang sama, Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan Sutadi mengaku optimis, bahwa LKM di Balikpapan dapat menjalankan tugas sesuai dengan peran dan fungsinya.
“Saya mengajak LKM di Balikpapan untuk bersama-sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan unsur masyarakat lainnya untuk berkolaborasi dan sinergi, dalam membangun dan memajukan Kota Balikpapan. Khusunya agenda besar menjadi beranda Ibu Kota Negara (IKN),” harap Sutadi penuh optimis.
Sutadi juga mengingatkan, bahwa di tahun politik saat ini, pihaknya meminta bantuan dan dukungan agar Pemilu 2024 mendatang dapat berjalan sukses atas kerja bersama-sama.
“Partispasi masyarakat dalam mensukseskan Pemilu sangat penting, karena kualitas pemilu dilihat tidak hanya dari penyelenggara, tapi tingkat dari partisipasi masyarakat juga. Mudah-mudahan di Pemilu 2024 partisipasi masyarakat bisa meningkat dari sebelumnya,” ujar Sutadi mengakhiri wawancara dengan media.
Laporan : Yulsa Zena

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *