DISEMINASI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INQUIRYBASE LEARNING (IBL) DI MGMP FISIKA KOTA BALIKPAPAN DI RUANG PERPUS SMA NEGERI 5 BALIKPAPAN

Balikpapan, BARABERITA.COM  Kamis, 01/11/2018 Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tahun 2013 dalam rangka peningkatan mutupendidikan dasar dan menengah adalah pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004 menjadi Kurikulum 2013. Pengembangan Kurikulum­­ 2013, selain untuk member jawaban terhadap beberapa permasalahan yang melekat kurikulum sebelumnya, juga bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, agar mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan meng­komunikasikan  (mempresentasikan), apa yang di­per­oleh atau diketahui setelah siswa menerima materi pembelaj­aran. Tema pengembangan Kurikulum 2013 adalah untuk menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi. Peningkatan kompetensi guru harus dilakukan tidak perlumenunggu kebijakan dari pusat, harus kita mulakan di MGMP ysng selama ini sudah terbentuk harus dikembangkan, siapa yang mengembangkan harus dimulai dari diri guru tersebut imbuh Kabid GTK Provinsi Kalimantan Timur Idhamsyah, S.Pd.M.Si dalam acara penutupan kegiatan ini.

Dari laporan ketua kegiatan sekaligus fasilitator kegiatan ini Agus Budianto, S.Pd,M.Pd menyampaikan Dasar pengembangan kegiatan ini adalah Surat undangan dari  PPPPTK tentang IBL nomor : 3853/B12.1/PP/2018 perihal permohonan ijin dan fasilitas Diseminasi Pengembangan dan permberdayaan MGMP dalam Pembelajaran IPA berbasis IBL yang terintegrasi dalam kurikulum K-13, serta surat permohonan nomor: 2033/B12/PP/2018 dari P4TK Bandung mengenai Program Pengembangan dan Pemberdayaan MGMP dalam Pengembangan Pembelajaran IPA berbasis Inkuiri yang terdiri tiga tahap. (1) Tahap 1 adalah In-service training 1 (IN1) dilaksanakan di Bandung.(2) Tahap 2 adalah On the Job learning (OJL) yang dilaksanakan tanggal 11 dan 12 September di SMAN 5 dan SMAN 6 Balikpapan.(3) Tahap 3 adalah In-service training 2 (IN2) dilaksanakan di SMAN 5 Balikpapan tanggal 29 Oktobers.d 1 November 2018. Sementara itu Dra. Ririen Friedayati selaku Kepalasekolah sekaligus sebagai penanggung jawab kegiatan ini menyampaikan bahwa Tujuan diseminasi ini untuk membekali pendidik khususnya guru mata pelajaran Fisika SMA kota Balikpapan untuk dapat mengenal pembelajaran IPA berbasis Inkuiri dengan pendekatan level Ingkuiri.

Menurut Yuli Tri Kasyani,M.Pd harapan dari kegiatan Diseminasi pembelajaran IBL diantaranya adalah (1) Memahami konsep penguatan pendidikan karakter (PPK) dan strategi Implementasinya di sekolah. (2) Memahami konsep dan level inkuiri dalam pembelajaran IPA.(3) Menggunakan teknologi informasi dan komunekasi dalam materi pembelajarn IPA sebagai media komunikasi.

Laporan : Agus B

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *