Bareskrim Polri Tangkap Kurir Narkoba, Sita Sabu, Ekstasi, dan Heroin
JAKARTA – Baraberita.com – Tim penyidik Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba di Jakarta Utara. Dalam pengungkapan ini, penyidik menangkap tersangka AR alias Amin yang berperan sebagai kurir. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa tersangka ditangkap saat dalam perjalanan dengan menggunakan mobil pada Minggu, 28 September 2025, pukul 16.57 WIB di Jl. Ende RT.8/RW.16, Tj. Priok, Jakarta Utara.
Dari tersangka, disita barang bukti 25 bungkus sabu kemasan teh cina, ekstasi 550 butir, dan lima bungkus kecil diduga heroin 27 gram brutto, serta 10 buah Liquid Vape Merk PX yang diduga mengandung Etomidate. Brigjen Pol. Eko menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari adanya informasi tim penyidik mengenai sebuah kendaraan roda empat yang mencurigakan.
Kemudian dilakukan pengejaran dan memeriksa kendaraan tersebut. Pada saat pemeriksaan kendaraan, ditemukan 2 tas putih coklat yang berisi diduga narkotika. Tim kemudian membawa tersangka dan barang bukti ke kantor Direktorat Narkoba Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan kepada tersangka mengungkap bahwa dia disuruh oleh sosok yang kerap dipanggil Om Bos. Tersangka kemudian diinstruksikan mengambil narkoba dengan imbalan Rp.5 juta/Kg. Penyidik juga mengamankan seorang bernama Hartono Wijaya yang berada dalam mobil tersebut.
Namun, Hartono Wijaya hanya diminta tersangka Amin menjadi sopir dan belum menerima upah apapun dari tersangka. Brigjen Pol. Eko mengemukakan bahwa penyidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih luas.
Pengungkapan ini menunjukkan bahwa Bareskrim Polri terus berupaya memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Dengan penangkapan tersangka dan penyitaan barang bukti, diharapkan dapat mengurangi peredaran narkoba di masyarakat.
Bareskrim Polri juga mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan informasi tentang peredaran narkoba di sekitar mereka. Dengan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum, diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih aman dan bebas dari narkoba.
Penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka dan saksi untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan dapat menghentikan peredaran narkoba di Indonesia dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Pengungkapan jaringan narkoba ini juga menunjukkan bahwa Bareskrim Polri terus berupaya meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam memberantas kejahatan. Dengan kerja keras dan dedikasi, diharapkan dapat menciptakan Indonesia yang lebih aman dan sejahtera.
Dalam waktu dekat, Bareskrim Polri akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan narkoba yang masih beroperasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menciptakan Indonesia yang lebih baik. (Div. Humas Polri)
Laporan : Hartono KS.
