Balikpapan Resmi Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Aman
Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Pada Jumat pagi, 10 Juli 2026 pukul 07.00 Wita, Pemerintah Kota Balikpapan meluncurkan kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI di kawasan Pantai Bandara TRAKINAS, Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan. Kegiatan ini menjadi tonggak awal upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
Sebanyak 270 peserta dari berbagai kalangan turut hadir memeriahkan dan menyukseskan acara pencanangan ini. Hadir mewakili Wali Kota Balikpapan adalah Kasatpol PP Kota Balikpapan Boedi Liliono, sedangkan Kapolresta Balikpapan diwakili oleh Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit.
Turut hadir jajaran komandan satuan teritorial dan pemerintah kecamatan, yaitu Danramil 0905-03 Balikpapan Mayor Inf. Ribut Hadi Purnomo, Wadanramil 0905-03 Balikpapan Lettu Cpl Suparman, serta Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim.
Komposisi peserta terdiri dari 80 personel Satpol PP, 30 orang Satgas Linmas Kota, 30 anggota TNI, dan 30 personel Polri. Kehadiran unsur keamanan dan ketertiban menjadi bukti komitmen bersama menjaga keberlangsungan gerakan ini.
Selain itu, tercatat kehadiran 30 warga masyarakat, 10 pelajar dari sejumlah sekolah, 30 relawan pecinta lingkungan, serta 30 Aparatur Sipil Negara. Partisipasi lintas kelompok ini memperkuat semangat gotong royong dalam pelestarian lingkungan.
Kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama untuk menyegarkan fisik peserta sebelum dilanjutkan dengan persiapan apel pembukaan. Suasana di lokasi terlihat penuh semangat dan kekompakan dari seluruh peserta yang hadir.
Tepat saat waktu yang ditentukan, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan tiba di lokasi acara untuk memimpin jalannya pencanangan secara langsung. Kehadiran pejabat pusat memberikan dukungan besar bagi pelaksanaan gerakan di daerah.
Prosesi pembukaan diawali dengan penghormatan kepada Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penyanyian Mars Satpol PP dan Mars Satlinmas. Acara kemudian berlanjut dengan doa bersama serta laporan pelaksanaan kegiatan dari Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat.
Dalam sambutannya yang disampaikan perwakilan Wali Kota, ditegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan budaya bersih di tengah masyarakat. Seluruh warga diharapkan turut bertanggung jawab menjaga lingkungan di sekitarnya.
Dijelaskan pula bahwa kerusakan lingkungan membawa dampak nyata seperti cuaca yang tidak menentu, banjir saat musim hujan, dan kekeringan di musim kemarau. Penanganan sampah di Balikpapan membutuhkan perubahan kebiasaan dari setiap individu.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan kemudian memberikan seruan ajakan bertindak sekaligus menyatakan secara resmi bahwa Gerakan Indonesia ASRI telah dimulai. Tanda dimulainya kegiatan ditandai dengan penekanan tombol bendera lepas oleh pejabat tersebut.
Usai prosesi pencanangan, peserta langsung bergerak melakukan aksi pembersihan di berbagai lokasi sekitar, mulai dari tempat ibadah, lingkungan sekolah, hingga fasilitas umum yang sering digunakan warga. Kegiatan selesai pukul 11.10 Wita dan berjalan dengan aman serta tertib.
Pelaksanaan gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan ketentuan Menteri Dalam Negeri mengenai tata kelola lingkungan. Pemerintah Kota telah memerintahkan seluruh instansi, lembaga, hingga sekolah untuk melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan.
Selain tujuan pelestarian alam, gerakan ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi warga. Wilayah yang bersih, tertata rapi, dan terang dapat mengurangi potensi gangguan keamanan serta tindak kriminalitas di tengah masyarakat.
Laporan : Ali Borneo
