25 April 2026

DPO Kasus Penembakan Dilumpuhkan, Satgas Damai Cartenz Amankan Situasi Puncak Jaya

0
image (2)

Puncak Jaya – PAPUA – Baraberita.com – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penindakan terhadap teroris berinisial O.E. alias M.E. dilakukan di Kampung Wuyukwi, Senin (20/04/2026) sekitar pukul 16.15 WIT.

O.E. diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim tertanggal 25 April 2024. Penetapan DPO ini terkait kasus penembakan yang mengakibatkan gugurnya personel Satgas Elang, Sertu Anumerta Ismunandar.

Insiden yang menjerat pelaku terjadi pada 17 Maret 2024 lalu di Kampung Kulirik, Distrik Muara. Sejak saat itu, aparat terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang menjadi buron hukum.

Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, SIK., M.T, saat dijumpai wartawan pada Selasa (21/04/2026), memberikan keterangan resmi terkait keberhasilan tim di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa penindakan ini dilakukan melalui proses yang terukur berdasarkan hasil pemantauan dan intelijen yang telah dilakukan selama ini.

“Penindakan dilakukan setelah personel melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target. Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” ujarnya.

Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan bersenjata. Kelompok ini selama ini diketahui sering mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Puncak Jaya.

Dalam proses penangkapan, pelaku diketahui melakukan perlawanan yang memaksa aparat mengambil tindakan. Akibat perlawanan tersebut, O.E. mengalami luka tembak di bagian ketiak sebelah kanan yang menembus hingga bagian badan belakang kanan.

Setelah berhasil dilumpuhkan, pelaku segera diamankan dan dievakuasi menuju RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Namun sayang, upaya medis yang dilakukan tidak berhasil. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT di rumah sakit tersebut.

Terkait hasil penindakan tersebut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari penegakan hukum yang tegas namun tetap profesional.

“Pelaku berhasil dilumpuhkan dan sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan,” jelasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya pada tanggal 27 November 2024, O.E. pernah diamankan oleh Satgas Damai Cartenz dalam kasus yang sama. Namun, yang bersangkutan berhasil melarikan diri saat situasi di lapangan sedang fokus pada penanganan konflik perang suku.

Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas menambahkan bahwa aparat terus melakukan evaluasi dan penguatan pengamanan dalam setiap penanganan kasus ke depannya.

“Memang yang bersangkutan sebelumnya pernah diamankan, namun berhasil melarikan diri saat situasi penanganan konflik berlangsung. Ke depan, kami terus memperkuat pengamanan dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., SIK., M.H, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata.

“Penindakan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, SIK., M.Hum, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan terus mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah,” katanya.

Satgas Damai Cartenz juga mengimbau agar warga tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar atau hoaks. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam memberikan informasi yang valid kepada aparat jika mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

Satgas menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum secara profesional. Sinergi dengan masyarakat akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Saat ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan terus melakukan pengembangan kasus. Langkah ini dilakukan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya serta memastikan situasi keamanan di wilayah Puncak Jaya tetap terkendali.

Laporan : Atriani Luas 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!