30 April 2026

Operasi Ketupat 2026: Polri Gelar Apel Kesiapan Satgas Humas, Siap Layani 143 Juta Pemudik

0
kadiv_humas_polri_292615

JAKARTA – Baraberita.com – Polri menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Humas dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan institusi dalam mendukung pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan segera tiba.

Apel tersebut juga menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan seluruh jajaran Humas Polri siap mengawal dan menyertai pelaksanaan operasi. Selain itu, pihaknya juga siap menyampaikan informasi terkait kegiatan kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa peran Humas Polri sangat krusial. Hal ini untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas dan terpercaya selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berlangsung.

“Melalui apel kesiapan ini, kami menegaskan kembali pentingnya peran Humas Polri dalam menyampaikan informasi kepada publik, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi Operasi Ketupat 2026,” ujar Kadivhumas.

Ia menambahkan, hal ini juga dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait kondisi arus mudik, rekayasa lalu lintas, serta berbagai layanan yang disiapkan oleh Polri dan stakeholder terkait.

Adapun potensi pergerakan masyarakat pada masa mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai angka yang cukup besar. Totalnya mencapai 143 juta orang atau sekitar 50,2 persen dari total populasi nasional dengan menggunakan berbagai moda transportasi.

Dalam rangka mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Polri bersama TNI serta stakeholder terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026. Operasi ini akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 389.681 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, telah disiapkan 2.756 posko pengamanan yang terdiri dari berbagai jenis. Mulai dari pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos terpadu yang siap melayani masyarakat.

Pos-pos tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Indonesia. Tujuannya guna memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat selama perjalanan mudik maupun saat perayaan Idul Fitri berlangsung.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.544 objek pengamanan yang tersebar di berbagai lokasi. Objek tersebut meliputi 121.796 masjid, 54.516 lokasi salat Idul Fitri, 4.640 objek wisata, 2.962 pusat perbelanjaan, 618 terminal, 562 pelabuhan, 268 stasiun kereta api, serta 182 bandara, termasuk berbagai titik keramaian masyarakat lainnya.

Polri juga menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan. Seperti penerapan contraflow dan sistem one way yang akan diberlakukan secara situasional berdasarkan hasil traffic counting di lapangan untuk arus mudik dan arus balik.

Berdasarkan prediksi yang telah disusun, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 dan 17 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 24 dan 28 Maret 2026.

Selain pengamanan arus lalu lintas, Polri juga akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kriminalitas serta melakukan pengamanan rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik. Layanan hotline Polri 110 juga dioptimalkan agar masyarakat dapat dengan cepat melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kadivhumas Polri juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik. Hal ini mencakup memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak, menjaga kesehatan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Polri bersama seluruh stakeholder berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sejalan dengan tema komunikasi publik tahun ini yaitu Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tutup Johnny Eddizon Isir.

Laporan : Naila Abraara 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!