11 Mei 2026

DPRD Balikpapan Setujui APBD 2026, Fokus Tingkatkan PAD dan Atasi Banjir

0
IMG-20251128-WA0017

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-8 Masa Sidang I Tahun Sidang 2025/2026 digelar di Ballroom Hotel Grand Senyiur, Jalan Ars. Muhamad, Balikpapan, pada Jum’at (28/11/2025). Agenda utama rapat adalah penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, dilanjutkan penandatanganan berita acara persetujuan bersama.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Balikpapan, H. Alwi Al Qadri, SP, dan dihadiri sekitar 250 orang, termasuk Wakil Walikota Balikpapan Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MM, Forkopimda, anggota DPRD, dan pejabat pemerintah daerah. Alwi Al Qadri mengucapkan selamat HUT Korpri ke-54 dan menekankan pentingnya peran ASN dalam mewujudkan birokrasi adaptif dan bersih.

Dalam penyampaian pendapat akhir, keenam fraksi DPRD menyatakan menerima dan menyetujui Raperda APBD 2026 untuk ditetapkan menjadi Perda, dengan catatan strategis sebagai berikut:

Fraksi Golkar (Fauzi Ade) : Menerima Raperda APBD 2026, mengapresiasi jawaban Wali Kota, dan berharap kolaborasi Pemkot-D DPRD wujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni.
Fraksi Nasdem (Puryadi) : Mengapresiasi jawaban Wali Kota, menekankan APBD harus perkuat pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan. Menyebutkan penyesuaian transfer daerah dari Rp.2,25 triliun jadi Rp.1,36 triliun, belanja daerah Rp.3,36 triliun, dan pembiayaan daerah Rp.407 miliar. Dorong penguatan PAD, efisiensi belanja, dan inovasi pembiayaan.
Fraksi Gerindra (Rahmadiah) : Mengapresiasi jawaban Wali Kota yang komprehensif, mendukung upaya kemandirian fiskal. Tekankan pemenuhan _mandatory spending_ pendidikan (30,46%) dan kesehatan (18,19%), serta percepatan penanganan banjir dengan normalisasi drainase dan penertiban perizinan.
Fraksi PDI Perjuangan (Suwanto : Mengapresiasi jawaban Wali Kota, dorong optimalisasi PAD, penggunaan anggaran cermat dan transparan, penegakan prosedur pengadaan barang/jasa, serta pengawasan manajemen konstruksi. Tekankan program efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat.
Fraksi PKB, Hanura, Demokrat (Taufik Qurahman) : Mengapresiasi sinergi Pemkot-D DPRD, dorong implementasi APBD yang efektif, peningkatan pelayanan publik, percepatan sarana prasarana, penyelamatan aset daerah, dan profesionalitas ASN. Tekankan penataan parkir liar dan penertiban pedagang di Pasar Pandansari.
Fraksi PKS dan PPP (H. Laisa ): Mengapresiasi jawaban Wali Kota, tekankan pelaksanaan APBD yang efektif, efisien, dan sesuai aturan. Apresiasi peran guru, dorong transformasi pendidikan inklusif.

Wakil Walikota Bagus Susetyo membacakan sambutan Wali Kota, mengapresiasi sinergi DPRD dan Pemkot. APBD 2026 akan diajukan ke Pemprov Kaltim untuk evaluasi, target ditetapkan jadi Perda sebelum akhir Desember 2025. “Mari kita jadikan APBD ini alat untuk wujudkan Balikpapan Madinatul Iman yang lebih maju,” katanya.

Dalam kesempatan itu, disampaikan pula ucapan selamat Hari Guru Nasional (25/11/2025) dengan tema “Guru Hebat, Indonesia Maju”, serta belasungkawa atas banjir di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Rapat berakhir pukul 11.30 WITA, situasi aman dan tertib. Langkah selanjutnya adalah koordinasi pelaksanaan, monitoring, dokumentasi, dan pelaporan ke pimpinan.

Pemkot Balikpapan berkomitmen menjalankan APBD 2026 dengan efektif, efisien, dan transparan, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kolaborasi ini kunci kemajuan Balikpapan,” tutup Alwi Al Qadri.

Situasi pasca-rapat kondusif, dengan himbauan kepada masyarakat mendukung program pemerintah.

Laporan : OBID SETIAWAN 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!