30 Mei 2026

DPRD PPU Dukung Program Swasembada Pangan, Sujiati Untuk Perhatian Khusus Bagi Petani

0
WhatsApp Image 2025-03-11 at 09.17.09

PPU – Komosi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), turus berperan aktif mendorong para petani yang ada di kabupaten PPU guna berkontribusi dan memajukan membangun di bidang sektor pertanian.

Wakil ketua Komosi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati mengatakan, pertanian di wilayah kabupaten PPU, khususnya Kecamatan Babulu, memiliki potensi sangat besar sebagai pendukung Swasembada yang merupakan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kami dari DPRD tentu siap memberikan dukungan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Namun masih ada kendala di Pertanian yakni kesediaan baku air,” ujarnya.

Saat reses beberapa waktu yang lalu Sujiati menyebutkan keluhan para petani yang menyampaikan bahwa lahan pertanian yang berada di Babulu masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya ketersediaan air.

Benar, air masih menjadi kendala Dalam pertanian kita sehingga dalam mengembangkan pertanian Khusus perhatian, karena petani kita hanya mengandalkan tadah hujan untuk mendapatkan air,” kata Sujiati, Senin (10/03/2025).

Sujiati menekankan agar pemerintah daerah, provinsi, dan pusat terus memberikan dukungan, dengan menyediakan irigasi yang memadai maupun peralatan modern yang dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Petani harus aktif berpartisipasi dalam pembangunan pertanian sebgai bentuk dukungan swasembada pangan. Petani seharusnya tidak hanya menanam saja, dan pemerintahlah yang memikirkan bagaimana kedepannya,” bebernya.

Terkait penyaluran bantuan alat mesin pertanian (alsintan), Sujiati memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas kepedulian mereka terhadap keberlangsungan sektor pertanian. Sehingga Ia menyoroti potensi alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan di wilayah Babulu, yang dipicu oleh keterbatasan pasokan air.

“Saya minta pemerintah daerah untuk memberikan pemahaman lebih kepada petani agar tidak terjadi alih fungsi lahan. Jadi tugas pemerintah adalah bagaimana mengedukasi petani untuk tetap semangat meningkatkan produksi pangan,” pungkasnya. (adv)

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!