26 Mei 2026

DPRD Kota Balikpapan Serahkan Tiga Nama Calon Wawali Balikpapan

0
IMG-20220520-WA0000

Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Selasa, 17/05/2022 – Cukup lama kekosongan jabatan Wakil Walikota Balikpapan, hingga kini belum juga terisi. Sebagai komitmen melayani masyarakat, DPRD Balikpapan sudah menyerahkan tiga nana calon Wakil Walikota Balikpapan, masing-masing
Budiono dari PDI Perjuangan, Sabaruddin Panrecalle, SS dari partai Gerindra, dan Denny Mappa dari partai Demokrat.

Namun hingga kini Walikota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E masih menunggu nama-nama yang di usulkan oleh partai koalisi lainnya. Salah satunya usulan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang hingga kini masih juga belum menentukan nama sebagai Wawali yang ditetapkan DPP PKS untuk calon Wawali Kota Balikpapan. Sepertinya, di internal PKS masih terus berproses untuk menentukan nama Wawali Kota Balikpapan.

Menanggapi perkembangan politik lokal tersebut, Politikus PKS yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari, menjelaskan bahwa di internal DPD PKS Kota Balikpapan masih berupaya menentukan nama Wawali, dan saat ini semuanya tengah berproses.
PKS sepertinya akan memiliki dua nama, baik sosok Wawali dari Internal Partai PKS maupun bisa kemungkinan dari Eksternal partai.

“Kemungkinan ada dua opsi, bisa orang internal partai atau diluar partai, kalau pun diluar partai, setidaknya calon tersebut memiliki kapabilitas yang baik dan paham dengan kota Balikpapan,” ujar Subari serius.

Ditempat terpisah, Ketua DPD PKS Sonhaji saat dikonfirmasi awak media, menjelaskan bahwa partai PKS masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari DPP untuk menetapkan nama calon Wawali Kota Balikpapan.

“Benar, semua masih terus berproses. Jadi kita harus sabar menunggu SK dari DPP PKS” ungkapnya kalem.

Saat disinggung mengenai sikap PKS kedepan, jika nama yang diserahkan ternyata tidak ada didalam salah satu nama yang diserahkan Walikota ke DPRD Balikpapan, Sonhaji menegaskan jika semua partai koalisi memiliki peluang yang sama, dan kita semua wajib hargai proses politik yang berjalan. Meskipun nantinya dari dua nama yang di pilih Walikota tidak terdapat nama calon dari partai PKS, pihaknya tetap menghormati keputusan yang diambil Walikota.

“Semua calon memiliki peluang yang sama, Walikota yang memilih. Kalaupun tidak dipilih Walikota, kita harus tetap hormati yang diputuskan, begitu juga nanti saat pemilihan di DPRD Balikpapan,” Pungkasnya.

Laporan : Yusni

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!