4 Mei 2026

RDP Komisi IV DPRD Balikpapan dengan BPBD, Butuh Tambahan Armada Operasional

0
IMG-20220422-WA0028

Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com – Senin, 18/04/2022 – Jajaran Komisi IV DPRD kota Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan. DPRD berupaya merespon dan mendorong terwujudnya program-program kerja BPBD sebagai mitra kerja dari Pemerintah Kota Balikpapan, demi kesejahteraan masyarakat kota Balikpapan.

RDP dipimpin langsung Doris Eko Rian Desyanto dihadiri oleh beberapa Anggota Komisi IV, serta pihak BPBD Balikpapan, di Ruang Komisi IV DPRD Balikpapan, pada Senin 18 April 2022.

“Saat RDP dengan BPBD, kami memperkenalkan komposisi baru setelah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Balikpapan terbentuk, sehingga BPBD Balikpapan sebagai mitra kerja saling mengenal,” ujar Doris Eko Rian Desyanto, kepada beberapa awak media.

Kesempatan RDP dijadikan ajang diskusi dan penyampaian program-program BPDB, sekaligus seluruh permasalahan yang dievaluasi, untuk kesiapan dan mengantisipasi kejadian-kejadian menjelang hari Idul Fitri.sekaligus menggali langkah apa yang akan dilakukan oleh BPBD Balikpapan terkait permasalahan tersebut, sehingga DPRD bisa membantu.

“Semua perencanaan baru akan dianggarkan dalam anggaran perubahan. Mulai tahun ini baru direncanakan master plan terkait mana yang rawan bencana, bagaimana antisipasinya, tanggap daruratnya, program apa dan bagaimana yang akan dilakukan BPBD,” ucap Doris.

Doris menambahkan, rencananya akan dibangun seperti Bozem, untuk penanganan mobile yang tidak masuk pada lokasi kebakaran. Minimnya peralatan yang dimiliki BPBD Balikpapan untuk mengatasi kebakaran, banjir dan longsor juga menjadi pembahasan. “Sarana yang dimiliki BPBD juga sangat kurang. Miris saya mendengarnya. Kita butuh penambahan jumlah armada dan mendesak,” imbuhnya penuh semangat.

Jangan sampai setiap BPBD memerlukan peralatan harus pinjam dengan Basarnas atau Polairud. Seharusnya sekelas Kota Balikpapan ini sudah memiliki peralatan yang lebih baik, seperti contoh perahu karet yang dimiliki BPBD Balikpapan hanya dua buah saja.

“Selain kekurangan, juga banyak sekali peralatan yang sudah jadul. Sekelas kota Balikpapan seharusnya sudah memenuhi standard,” ungkapnya lagi.

Untuk itu Komisi IV akan perjuangkan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Balikpapan, karena memang mendesak perlu peralatan ini. Bencana banjir, kebakaran, dan tanah longsor di Kota Balikpapan ini sewaktu-waktu bisa terjadi, dan BPBD harus siap.

Laporan : Yusni

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!