14 Agustus 2026

Wamendagri Buka Rakornas Pengembangan SDM Aparatur di Kaltim: Fokus Pada Sistem Merit dan Kompetensi

0
IMG-20251113-WA0025

Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2025 resmi dibuka di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi sebagai Komponen Utama dalam Penerapan Sistem Merit Aparatur Sipil Negara” dan dihadiri sekitar 200 orang.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Ir. H. Seno Aji, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat strategis di tengah arus transformasi global dan dinamika pembangunan nasional. “Kita dihadapkan pada tantangan besar untuk menyiapkan aparatur pemerintahan yang adaptif, kompeten, dan berintegritas tinggi,” ujarnya.

Tema yang diusung pada Rakornas tahun ini dinilai sangat relevan dengan tujuan reformasi birokrasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Sumber daya manusia adalah kunci utama keberhasilan pembangunan. Tanpa SDM yang baik, mustahil kita dapat menghasilkan pembangunan yang efektif,” tambah Seno Aji.

Provinsi Kalimantan Timur sendiri telah memulai berbagai program nyata untuk membangun SDM unggul. Salah satunya adalah program “Sekolah Rakyat” yang dirancang agar semua anak dapat mengakses pendidikan tanpa diskriminasi. Selain itu, ada juga program “Gratis Pol” yang memberikan biaya pendidikan gratis mulai dari tingkat SMK, SMA, hingga perguruan tinggi.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., M.Si.,, M.M, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan SDM sebagai pondasi untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. “Pemerintah bertekad menciptakan SDM yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap tantangan masa depan,” katanya.

Wiyagus juga menyoroti beberapa capaian dan tantangan SDM Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 mencapai 75,02, meningkat dari 74,39 pada tahun sebelumnya. Namun, tantangan peningkatan kualitas manusia Indonesia masih perlu terus dipacu.

Dalam konteks ini, penguatan kompetensi dan karakter ASN menjadi sangat penting. “ASN harus memiliki integritas, profesionalisme, dan semangat melayani. Integritas merupakan dasar dari profesionalisme,” tegas Wiyagus.

Tokoh utama ESQ (Emotional Spiritual Quotient) Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian, juga hadir sebagai narasumber. Ia memaparkan konsep pengembangan SDM berbasis kompetensi dan talenta. “Tujuannya jelas, agar proses rekrutmen, seleksi, dan penempatan ASN berbasis kompetensi dapat dilaksanakan dengan prinsip netralitas, kesetaraan, serta promosi dan pengembangan yang adil,” ujarnya.

Ary Ginanjar juga memperkenalkan sistem yang dapat membantu proses pengelolaan ASN berbasis kompetensi dan talent management. Sistem ini diklaim memiliki tingkat akurasi 99,9% dan telah diuji secara internasional.

Rangkaian kegiatan Rakornas ini akan berlangsung selama dua hari, dengan hari pertama di Kota Balikpapan dan hari kedua di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyelaraskan kebijakan, strategi, dan langkah operasional dalam pengembangan SDM aparatur berbasis kompetensi.

Laporan  : OBID SETIAWAN 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!