Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19, Polda Sumbar Bentuk Tim Khusus

Padang – Sumbar, Baraberita.com – Jum’at, 26/02/2021 – Kasus dugaan penyelewengan dana Covid-19 di Sumatera Barat mendapat perhatian dari Polda Sumbar. Polda Sumbar saat ini sedang mengkaji kasus tersebut dan telah membentuk tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

“Ini jadi perhatian kita. Sudah dibentuk tim dari Krimsus untuk mengkajinya,” terang Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK., Jum’at (26/2/2021).

Kabidhumas menuturkan bahwa, kasus dugaan penyelewengan dana itu ditemukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Kendati demikian, pihaknya tetap mengkaji, apabila sewaktu-waktu ada pelimpahan dari BPK kepada kepolisan.

“Selain itu kan ada indikasi dugaan KKN. Jadi sedang kita kaji itu,” terang Kabidhumas.

Sebelumnya diberitakan, BPK menemukan adanya dua indikasi penyelewengan dana Covid-19 Sumatera Barat. Dugaan itu berupa kemahalan harga barang senilai Rp 4,9 miliar dan pengadaan barang Rp 49 miliar yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

Menindaklanjuti itu, DPRD Sumbar sudah membentuk panitia khusus (Pansus). Pansus juga menemukan indikasi penyelewengan keuangan negara berupa dugaan markup harga hand sanitizer untuk penanganan Covid-19 senilai Rp 4,9 miliar.(Humas Polri)

Laporan : Arimin JW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *