3 Mei 2026

Silpa APBD 2021 Tinggi, Disorot Anggota DPRD Kota Balikpapan

0
IMG-20220711-WA0025
Balikpapan  – Kaltim, Baraberita.com – Senin, 11/07/2022 –  Temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, bahwa Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa), pada APBD Pemerintah Kota Balikpapan tahun 2021 mencapai Rp. 556,77 miliar, dianggap cukup tinggi dan perlu dipertanyakan pertanggungjawaban kinerja para pengguna anggaran, yang semestinya bisa direalisasikan untuk pembangunan kota Balikpapan.
Kondisi ini menjadi perhatian Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri. Alwi mendesak Pemkot Balikpapan agar meningkatkan kinerjanya, sebab ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahwa Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) pada APBD 2021 cukup tinggi hingga mencapai Rp.556,77 miliar.
“Kami berharap SKPD terkait agar meningkatkan kinerjanya, sebab Silpa APBD 2021 cukup besar mencapai Rp Rp556,77 miliar,” kata Alwi Al Qadri, politisi muda kepada awak media.
Menurut Alwi, Pemkot Balikpapan harus bekerja keras lagi untuk bisa menyerap anggaran, dan menekan angka Silpa yang cukup besar tersebut. Silpa hingga Rp. 556,77 miliar dianggap cukup besar.
“Kami minta agar tahun mendatang, SKPD atau Instansi terkait harus bekerja lebih keras, cepat, dan tepat, agar tidak ada lagi Silpa APBD yang cukup besar,” harapnya lebih serius.
Politisi Partai Golkar ini menilai, dengan Silpa sebesar Rp.556,77 miliar membuat masyarakat dirugikan. Sebab berbagai program yang telah direncanakan tidak berjalan maksimal.
Hal ini menjadikan banyak usulan masyarakat lewat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota tidak terealisasi. Begitu juga usulan warga lewat kegiatan Reses anggota DPRD di Dapilnya masing-masing.
“Kualitas belanja APBD harus lebih ditingkatkan, anggaran harus diserap habis, sehingga alokasi anggaran bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya.
Laporan : Yusni 
follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!