11 Maret 2026

Rapat Paripurna ke 21 DPRD Balikpapan, Jawaban Walikota Dibacakan Sekda Muhaimin

0
IMG-20230921-WA0002

Balikpapan  –  Kaltim,  Baraberita.com  –  Senin,  18/09/2023  –  Rapat Paripurna ke 21 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Masa Sidang III Tahun 2023 digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Balikpapan, pada hari Senin 18 September 2023.

Kali ini, Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono membahas Jawaban Wali Kota Balikpapan, terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD, atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Balikpapan tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Tahun 2023.

Ada beberapa poin dari jawaban Wali Kota Balikpapan yang disampaikan, diantaranya permasalahan banjir, pelayanan air bersih PDAM, serta penyertaan modal. Wali Kota menjawab bahwa di tahun 2023 titik banjir sudah berkurang menjadi 49, diharapkan tahun 2024 nanti titik banjir sampai tinggal 36 titik. Di Tahun 2023 Pemerintah Kota Balikpapan juga belum bisa menyertakan modal di perusahaan umum daerah, baik Perusda maupun PDAM. Hal itu dikarenakan ada temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang menyatakan jika ada penyertaan modal harus ada kajian terlebih dahulu.

“Tadi disampaikan titik-titik banjir, kalau menurut jawaban pak Wali Kota di tahun 2023 sudah berkurang, diharapkan tahun 2024 nanti titik banjir sampai tinggal 36 titik. Tahun 2023 ada 49 titik,” jelasnya kepada awak media usai rapat paripurna.

Selain itu, mengenai pelayanan air bersih PDAM serta penyertaan modal, bahwasanya di tahun 2023 Pemerintah Kota Balikpapan belum bisa menyertakan modal di perusahaan umum daerah baik Perusda maupun PDAM. Hal itu dikarenakan ada temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang menyatakan jika ada penyertaan modal harus ada kajian terlebih dahulu.

“Secara normatif yang lain sama tapi saya menyoroti penambahan anggaran multiyears di DAS Ampal. Saat dibacakan ada tambahan anggaran sekitar Rp 80 miliar untuk multi years DAS Ampal. Saya berharap fraksi-fraksi nanti untuk menanyakan, karena ketika pembahasan angka tidak begitu. Tadi disampaikan karena ada dana transfer dari pusat, maka ditambahkan,” ucap Budiono.

Jawaban Wali Kota dibacakan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Balikpapan H. Muhaimin, S.T dan didengarkan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle dan Subari, perwakilan Forkopimda, anggota DPRD Balikpapan serta pejabat dilingkungan Pemkot Balikpapan dan instansi vertikal.

Laporan : Yulsa Zena 

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *