9 November 2026

Polda Lampung Gerebek Tiga Desa di Tegineneng, Temukan Barang Bukti Narkotika dan Senjata Tajam

0
602401

PESAWARAN — LAMPUNG — Baraberita.com — Polda Lampung melaksanakan penggerebekan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, pada Sabtu (07/11/2026). Operasi berlangsung di tiga desa, yaitu Desa Kejadian, Desa Gunung Sugih Baru, dan Desa Negara Ratu Wates.

Kegiatan penindakan dimulai sejak pukul 07.00 dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Sebanyak 401 personel gabungan dilibatkan dalam operasi ini, yang berasal dari Polda Lampung, Polres Pesawaran, Polresta Bandar Lampung, serta Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bagian dari Operasi Sarang Narkoba. Tujuannya adalah menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Provinsi Lampung.

“Penindakan dilakukan di Desa Kejadian, Desa Gunung Sugih Baru, dan Desa Negara Ratu Wates, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran,” ujar Yuni dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Minggu (08/11/2026).

Saat penggeledahan di berbagai titik lokasi, petugas berhasil menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkotika jenis sabu. Di antaranya tiga alat hisap sabu dan satu plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu, yang ditemukan di sebuah kandang ayam.

Penemuan serupa juga tercatat di sebuah gubuk dan beberapa rumah kontrakan. Barang-barang tersebut berupa bong, kaca pirek, pipet, plastik klip berisi kristal putih, hingga timbangan digital yang diduga digunakan untuk menimbang narkotika.

Selain barang terkait narkotika, petugas juga menemukan sejumlah benda yang mencurigakan lainnya. Terdapat senjata tajam, senjata api berbentuk korek api, serta satu butir selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter.

Polisi juga menyita sejumlah telepon seluler, komputer jinjing atau laptop, buku catatan, dan barang lainnya. Seluruh benda tersebut dibawa ke kantor kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut guna mengungkap keterkaitannya dengan jaringan narkotika.

Dalam operasi ini, enam remaja turut diamankan untuk dimintai keterangan dan menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan keenam remaja tersebut negatif menggunakan narkotika. Mereka diketahui masih berstatus pelajar yang berasal dari wilayah Kecamatan Tegineneng.

Yuni menegaskan bahwa pengamanan terhadap keenam remaja semata-mata dilakukan untuk memastikan kondisi warga yang berada di sekitar lokasi penindakan. “Enam orang yang diamankan telah menjalani pemeriksaan dan tes urine. Hasilnya seluruhnya negatif,” tegasnya.

Saat ini, seluruh barang bukti yang ditemukan masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. “Barang bukti yang ditemukan selanjutnya dilakukan pemeriksaan untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana narkotika,” tambah Yuni. Operasi ini merupakan langkah berkelanjutan kepolisian dalam membersihkan wilayah dari peredaran gelap narkotika.

Laporan : Rajasani

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!