10 April 2026

Pencegahan kasus kebakaran di Kota Balikpapan, menjadi perhatian serius DPRD Balikpapan

0
IMG-20240419-WA0000

Balikpapan  –  KALTIM,  Baraberita.com  – Seringnya terjadi kasus kebakaran di kota Balikpapan, membuat para wakil rakyat Balikpapan turut bersimpati dan tergerak berupaya mencari solusi. Salah satu Anggota DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman, bahkan sangat serius memberi tanggapan tentang seringnya terjadi kasus kebakaran. Hal ini dikarenakan kasus kebakaran berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya kalangan masyarakat ekonomi kurang mampu.

Taufiq atau akrab di sapa Sang Putra Kilat, meminta kepada pemerintah kota Balikpapan, untuk tidak saja fokus bersifat penanggulangan saat kasus kebakaran yang terjadi, melainkan juga serius dalam upaya pencegahan dini menghindari terjadinya kasus kebakaran. Pemerintah kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, diharapkan bisa lebih aktif dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan terhadap bahaya bencana kebakaran, kepada masyarakat kota Balikpapan.

Taufiq mengapresiasi bahwa saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di Kota Balikpapan, cukup berkembang baik, bisa terlihat dalam keseharian budaya tertib berlalu-lintas di jalan raya, dan kehidupan sosial
bermasyarakat. Warga Sudah cukup baik memiliki kesadaran hukum dan upaya pencegahan musibah kebakaran. Namun, harus terus diimbangi upaya edukatif berupa penyuluhan terhadap masyarakat secara intensif dan sporadis dari pemerintah kota Balikpapan.

“Pencegahan kebakaran lebih penting, daripada penanggulangan yang telah terjadi. Polanya dengan penyuluhan dan pelatihan penanganan tingkat pertama” ujar Taufiq yang nampak ceria dan ramah kepada awak media.

Pentingnya penyediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di rumah warga dan tata cara menggunakannya, juga menjadi harapan Taufiq agar bisa terwujud, dan hal ini harus menjadi perhatian pemerintah kota.

Taufiq juga menyoroti instalasi listrik di seluruh Area kota Balikpapan yang sudah usang, sehingga diperlukan peremajaan.
Salah satu penyebab kebakaran adalah konsleting listrik di akibat instalasi yang buruk, atau sudah usang.

“Informasi teman-teman di Kepolisian, bahwa penyebab kebakaran sering disebabkan adanya dugaan konsleting listrik,
Banyak sambungan-sambungan kabel sudah tidak layak, sehingga memicu timbulnya kebakaran,” ucap Taufiq.

Pemerintah kota Balikpapan bisa berkolaborasi dengan PLN untuk peremajaan instalasi, dan hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Tetapi demi kesejahteraan masyarakat Balikpapan harus mulai diupayakan. Di akhir wawancara, Taufiq menegaskan pentingnya dilakukan upaya yang bersifat pencegahan bencana kebakaran. Masyarakat wajib memiliki ketahanan terhadap ancaman kebakaran, dengan mendapat sosialisasi, edukasi dan pelatihan pemadaman api tingkat awal, dari pemerintah kota Balikpapan.

“Kita semua harus peduli dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Sesuai tugas dan fungsi Masing masing. Pointnya, upaya pencegahan lebih baik” Taufiq politisi muda PKB menutup obrolan media.

Laporan : Ali Boneo

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *