10 Agustus 2026

Ketua PGGP Ajak Umat Beragama Bersyukur dan Mengecam Kekerasan di Papua

0
image (1)

Jayapura – PAPUA – Baraberita.com – Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP), Pendeta M.P.A Maury, mengajak seluruh umat beragama untuk menyampaikan syukur kepada Tuhan karena telah memasuki tahun 2026 dalam keadaan selamat dengan situasi yang relatif aman.

“Kita patut bersyukur kepada Tuhan sebab Allah telah menghantar kita sampai di tahun 2026 dengan selamat. Kita juga telah meninggalkan bulan Januari dan memasuki Februari, dan semua berjalan dengan baik, baik situasi kamtibmas maupun suasana di Provinsi Papua,” ujarnya.

Namun demikian, Pendeta Maury mengaku merasakan prihatin atas sejumlah peristiwa kekerasan yang terjadi dalam dua hingga tiga pekan terakhir. Para tokoh agama, katanya, dikejutkan oleh berbagai insiden penembakan yang dinilai brutal dan disengaja di beberapa daerah di Papua.

Menurut dia, tindakan tersebut sangat mengecewakan serta mencederai nilai kesucian dan kekudusan hidup yang dijunjung tinggi oleh setiap ajaran agama yang ada. “Agama apa pun tidak akan menerima dan tidak akan mentolerir penembakan, baik terhadap pilot, penumpang, maupun masyarakat sipil di berbagai daerah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan yang menjadi dasar bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh tokoh agama untuk bersuara tegas dalam mengecam peristiwa-peristiwa tersebut agar tidak terulang kembali di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Pendeta Maury juga mengajak seluruh tokoh agama dan umat dari berbagai latar belakang untuk terus mendoakan serta memberikan dukungan kepada pemerintah, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Satgas Damai Cartenz.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta memberikan perlindungan yang maksimal kepada seluruh masyarakat Papua.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Satgas Damai Cartenz yang dinilai terus konsisten melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pengawalan, penjagaan, serta perlindungan kepada masyarakat.

Pendeta Maury juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tetap patuh kepada pemerintah, baik dari unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

Selain itu, ia juga meminta dukungan penuh kepada TNI dan Polri dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Papua.

“Kita mungkin tidak bisa membantu dengan banyak hal, tetapi kita bisa membantu dengan doa,” ucapnya.

“Mari kita topang dengan doa agar Tanah Papua tetap aman, damai, dan sejahtera,” pungkas Pendeta Maury.

Laporan : Atriani Luas 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!