Kecelakaan Bus Bintang Fadiya di Mamuju Tengah, Dua Orang Meninggal Dunia
Mamuju Tengah – SULBAR – Baraberita.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya dengan nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Minggu (06/09/2026) sekitar pukul 12.05 WITA.
Bus yang dikemudikan oleh Sapri tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Pinrang menuju Palu. Kendaraan tersebut membawa 12 orang, termasuk sopir, kernet, sopir bantu, serta sembilan penumpang, berikut barang kelontongan.
Saat tiba di sekitar lokasi kejadian, bus diduga tidak dapat dikendalikan oleh sopir. Kendaraan keluar dari jalur, menyerong ke arah berlawanan, lalu terperosok ke area perkebunan kelapa sawit milik warga yang berada lebih rendah dari badan jalan.
Mendapat laporan kecelakaan tersebut, Kapolsek Karossa, Iptu Didik Prihanto Yuni Rahardi, segera memimpin personel Polsek Karossa bersama jajaran Satlantas Polres Mamuju Tengah menuju lokasi.
Petugas yang tiba di lokasi dibantu oleh warga setempat segera mengevakuasi para korban dari dalam bus dan membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pertolongan, evakuasi korban, pengamanan tempat kejadian perkara, serta mengatur situasi agar proses penanganan dapat berjalan lancar,” ujar Kapolres Mamuju Tengah.
Dalam peristiwa tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Satu orang meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia setelah mendapat penanganan di Puskesmas Lara.
Sementara itu, 10 korban lainnya mengalami luka-luka. Tiga korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju Tengah dan tujuh korban lainnya mendapat penanganan medis di Puskesmas Lara.
Sopir bus mengalami luka ringan, telah menjalani pengobatan, dan saat ini diamankan di Polsek Karossa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Polres Mamuju Tengah telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, olah tempat kejadian perkara, pendataan korban, serta pengamanan barang bawaan penumpang. Kepolisian juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja dan pihak rumah sakit guna memaksimalkan penanganan terhadap para korban.
Selanjutnya, Polres Mamuju Tengah akan berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat untuk pelibatan tim analisis kecelakaan lalu lintas guna mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kapolres Mamuju Tengah juga mengapresiasi warga Desa Tasokko yang telah turut membantu proses evakuasi korban. Sinergi yang cepat antara masyarakat dan aparat kepolisian dinilai sangat membantu dalam memberikan pertolongan awal kepada para korban.
Laporan : Ilham Nur
