11 Februari 2026

Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta: 22 Korban Tewas, Diduga Dimulai dari Baterai di Lantai Dasar

0
KEBAKARAN-Gedung-Cempaka-Putih

JAKARTA – Baraberita.com – Kebakaran melanda Gedung Terra Drone yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, kawasan Cempaka Putih, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (09/12/2025) siang. Api muncul sekitar pukul 12.30 WIB dan menyebar cepat ke seluruh lantai gedung tujuh lantai yang berfungsi sebagai kantor sekaligus fasilitas penyimpanan perusahaan penjualan pesawat tanpa awak.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, mengkonfirmasi adanya korban meninggal dunia dari peristiwa tersebut. “Salah satunya ada korban wanita hamil,” ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Update terakhir hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan. Seluruh jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut dan identifikasi.

Menurut Kombes Susatyo, sebagian besar korban tidak mengalami luka bakar. “Kondisi korban dalam identifikasi kami bukan luka bakar, tetapi kemungkinan karena lemas akibat terjebak asap pekat,” jelasnya.

Penyebab awal kebakaran diduga berasal dari baterai drone yang disimpan dan diuji di lantai 1. “Memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar. Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, tetapi ternyata menyebar karena lantai 1 merupakan gudang baterai,” ungkapnya.

Saksi mata, termasuk salah satu karyawan yang selamat bernama Dimitri, mengaku mendengar suara ledakan yang cukup keras dari ruang baterai sebelum asap memenuhi area kerja. “Dugaan sementara karena korsleting atau kegagalan termal pada baterai drone, lalu memicu ledakan dan kebakaran,” ujar Dimitri yang masih terbebani napas tersengal.

Akses evakuasi menjadi sulit karena asap tebal yang memblokir jalur tangga darurat. Banyak karyawan yang berada di lantai atas terjebak dan terpaksa berlari ke atap gedung untuk meminta pertolongan, sambil melambaikan tangan ke arah petugas pemadam yang baru tiba.

Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 28 unit mobil pemadam dan ratusan personel untuk menjinakkan api. Tantangan terbesar bukan hanya mengendalikan kobaran yang membesar, tetapi juga menyelamatkan korban yang terkurung. Total 15 karyawan berhasil diselamatkan menggunakan tali darurat dari atap gedung.

Proses evakuasi paling sulit terjadi di lantai 6, yang dipenuhi asap pekat sehingga petugas harus menggunakan alat bantu oksigen untuk menembus area tersebut. Hingga sore hari, petugas masih melakukan pendinginan dan penyisiran gedung untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Evakuasi telah dinyatakan selesai dan pihak kepolisian bersama tim Laboratorium Forensik Polri akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Pihak berwenang juga telah menyiapkan posko informasi korban baik di RS maupun di lokasi kejadian untuk memudahkan keluarga mencari tahu kondisi kerabat.

Laporan : Ali Borneo 

 

Loading

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *