11 Mei 2026

Kapolres Metro Jakarta Pusat Akan Bina Ulang Bhabinkamtibmas Agar Lebih Cermat Kerja

0
Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Baraberita.com – Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Renold Hutagalung mengungkapkan langkah untuk membina kembali anggota Bhabinkamtibmas yang memiliki kontak langsung dengan masyarakat. Tujuan utama upaya ini adalah agar mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih cermat dan tepat guna.

Setiap temuan yang ditemukan di wilayah kewilayahan perlu dilakukan koordinasi terlebih dahulu dengan fungsi yang berkompeten. Hal ini penting untuk memastikan informasi dan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat adalah akurat dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. Pihak Kapolres menyampaikan hal tersebut pada hari Rabu, 28 Januari 2026.

Peran Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing memiliki nilai penting yang tak tergantikan. Posisi mereka yang secara langsung bersinggungan dengan warga sekitar menjadi alasan utama mengapa keberadaan mereka sangat diperlukan dalam menjaga kondisi masyarakat.

Untuk mengantisipasi dan meminimalkan terjadinya kejadian yang tidak diinginkan, termasuk kasus es gabus yang pernah muncul, pihak kepolisian secara terus-menerus memberikan pembinaan kepada anggotanya. Materi pembinaan tersebut fokus pada dinamika serta situasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya.

Pembinaan khusus menjadi hal yang wajib dilakukan oleh pihak kepolisian. Hal ini terkait dengan perkembangan terus-menerus dari dinamika situasi kamtibmas serta upaya pemeliharaannya agar tetap kondusif. “Pasti dan harus (ada pembinaan khusus) terkait perkembangan dinamika situasi kamtibmas dan pemeliharaannya,” tegas Kapolres.

Kasus es gabus yang menjadi perhatian masyarakat pada dasarnya terjadi karena dua aparat, yaitu Bhabinkamtibmas dan Babinsa, memiliki niat untuk menjaga keselamatan masyarakat. Namun, langkah yang diambil oleh kedua aparat tersebut dilakukan dengan terlalu tergesa-gesa tanpa melalui tahap koordinasi yang tepat dengan pihak yang lebih kompeten.

Kekurangan koordinasi tersebut akhirnya menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat. Padahal tujuan awal dari tindakan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa adalah untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan atau yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

“Sesungguhnya, niat Bhabinkamtibmas dan Babinsa itu untuk menjaga masyarakat, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau membahayakan kesehatan,” jelas Kapolres. Bahkan, dalam beberapa aspek, tindakan mereka terkesan terlalu protektif terhadap masyarakat sekitar.

Langkah pembinaan kembali yang akan dilakukan diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Bhabinkamtibmas. Dengan demikian, setiap langkah yang diambil akan lebih terkoordinasi dan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan sinergis antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan kerja yang lebih cermat dan terkoordinasi, peran Bhabinkamtibmas dapat lebih optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan edukasi yang tepat kepada warga.

Laporan : Naila Abraara 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!