Harkitnas ke-118 di Balikpapan, Walikota Tekankan Penting Lindungi Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
Balikpapan – KALTIM – Baraberita.com – Upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026 digelar Rabu, 20 Mei 2026 pukul 08.10 Wita di halaman Balai Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman. Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga berakhir pukul 08.50 Wita, serta dihadiri sekitar 350 orang peserta dan tamu undangan.
Bertindak sebagai inspektur upacara Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah, institusi TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan, tokoh agama hingga tokoh masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan peringatan hari bersejarah ini.
Turut hadir Wakil Walikota Balikpapan Bagus Susetyo, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi. Dari unsur pengadilan hadir Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Achmad Fanani.
Perwakilan TNI dihadiri Letnan Kolonel Infanteri Wawan Gunawan, Komandan Kodim 0905/Balikpapan; Letnan Kolonel Administrasi Yasser Arafat Mochdar, Kepala Dinas Pers Lanud Dhomber; serta Mayor Laut Polisi Militer Arisman, Komandan Denpom Lanal Balikpapan.
Dari unsur kepolisian hadir Komisaris Polisi Teguh Sanyoto, Pelaksana Tugas Wakapolresta Balikpapan. Turut hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan Zulkifli, serta Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Balikpapan Tina Mayasari.
Selain itu, hadir para Asisten dan Staf Ahli Sekretariat Daerah, seluruh Kepala Perangkat Daerah, para Camat se-Kota Balikpapan, perwakilan paguyuban, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta barisan upacara. Rangkaian acara berjalan lancar sesuai susunan yang telah ditetapkan.
Acara diawali persiapan pasukan, pemasukan pemimpin dan inspektur upacara, penghormatan, serta laporan pemimpin upacara. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, dan pembacaan teks Pancasila.
Momen utama berisi amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan inspektur upacara. Dalam amanatnya, diajak seluruh hadirin memanjatkan puji syukur serta mendoakan warga yang sedang sakit agar segera diberi kesembuhan.
Peringatan ini menjadi refleksi berdirinya organisasi Boedi Oetomo tahun 1908 sebagai tonggak kesadaran berbangsa yang menyatukan masyarakat melampaui sekat kedaerahan. Tantangan kebangkitan nasional kini bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.
Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto. Program strategis yang digulirkan meliputi makan bergizi gratis, pembangunan sekolah rakyat dan sekolah garuda, serta layanan kesehatan gratis yang merata.
Pemerintah juga mengembangkan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sebagai kekuatan ekonomi akar rumput. Selain itu, diterapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun sejak 28 Maret 2026 demi keamanan di ruang digital.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa, laporan akhir pemimpin upacara. Kegiatan ini dinilai strategis untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus menjaga generasi muda agar tumbuh sehat, berkarakter, dan cerdas bermasyarakat.
Laporan : Obid Setiawan
