12 Agustus 2026

Fraksi Beri Pandangan Umum, Saat Raperda Penyelenggaraan Cadangan Pangan Bagi Masyarakat Balikpapan

0
IMG-20221117-WA0057
Balikpapan – Kaltim, Baraberita.com –  Senin, 14/11/2022 –  Keseriusan Pemerintah Kota Balikpapan tentang ketersediaan pangan untuk masyarakat kota Balikpapan, mendapat dukungan penuh dari pawa wakil rakyat di DPRD Kota Balikpapan. Begitu kira-kira gambaran saat Rapat Paripurna
ke-25 masa sidang III Tahun 2022 yang dilaksanakan melalui video conference, hari Senin 14 Nopember 2022. Pembahasan terlihat cukup serius, terkait Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Balikpapan, terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Balikpapan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono, dan Pemerintah Kota di wakili Pj. Sekda Kota Balikpapan Muhaimin, S.T., M.T., terlihat hadir lengkap sejumlah Anggota DPRD dan unsur pimpinan OPD Pemkot Balikpapan.
Ada 7 Fraksi mewakili untuk membacakan pemandangan umum. yaitu, Fadilah dari Fraksi Golkar-Hanura, Muhammad Najib dari fraksi PDIP, Aminuddin dari fraksi Gerindra, Laisa Hamisa dari fraksi PKS, Mieke Henny dari fraksi Demokrat, Puryadi dari Nasdem-PKB, dan Iwan wahyudi dari fraksi PPP-Perindo.
“Iya, Semua Fraksi sudah menyampaikan pandangan umum. Bahwa kita memang 99,56 persen ketergantungan pasokan bahan pangan dari Pulau lain,” ujar Budiono atau akrab disapa Mas Budi, saat diwawancarai media seusai rapat paripurna, Senin 14 Nopember 2022.

Ada Fraksi yang menyampaikan pandangannya, agar kota Balikpapan khususnya wilayah Balikpapan Timur bisa dioptimalkan untuk lahan pertanian, khususnya agar bisa memproduksi sayuran sendiri.
“Kita mengalami kendala ketersediaan lahan bagi Petani, tapi akan kita upayakan itu semua termasuk ketersediaan pasokan pupuk. Ada juga masukan fraksi tentang pemanfaatan rumah potong unggas (RPU),” jelas mas Budi lebih rinci.
Kurangnya lahan pertanian harus diupayakan dalam jangka panjang, namun jangka menengah dan pendek harus bisa disiasati membangun ketahanan pangan, dengan menjalin kerjasama dengan daerah lain. Hal ini bisa contoh di DKI Jakarta, yang notabene tak memilik lahan untuk pertanian.
“Kita bisa adopsi dari cara DKI Jakarta, sambil berupaya menyediakan lahan pertanian. Termasuk tentang penyimpanan hasil pertanian harus dipikirkan dari sekarang,” tutup Budiono politisi PDIP ini.
Laporan : Yulsa Zena 
follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!