16 Agustus 2026

Mabes Polri Berangkatkan 260 Personel Tangani Dampak Gempa di Flores NTT

0
IMG_20260816_040724

JAKARTA – Baraberita.com – Mabes Polri berangkatkan personel guna memperkuat penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelepasan tahap awal dilaksanakan Sabtu (15/08/2026) di Terminal Cargo, Bandara Soekarno‑Hatta.

Sebanyak 260 orang secara keseluruhan disiapkan untuk dikerahkan. Langkah ini dilakukan mendukung evakuasi, pencarian dan pertolongan korban, pelayanan kesehatan, identifikasi korban, hingga pemulihan keadaan masyarakat terdampak.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan, pada tahap pertama malam ini langsung diberangkatkan 137 personel. Mereka terdiri dari berbagai unsur yang memiliki keahlian sesuai kebutuhan di lapangan.

“Malam ini yang diberangkatkan total 137 personel: personel SAR Brimob sebanyak 101 orang, DVI dan Dokkes 14 orang, Humas 9 orang, Slog 3 orang, serta Propam 10 orang,” jelasnya.

Pengerahan belum selesai sampai di sini. “Nanti besok juga ada yang akan kami berangkatkan dari Pondok Cabe, termasuk tim K9,” tambah Johnny.

Keselamatan masyarakat ditegaskan menjadi hal yang paling utama. “Prioritas utama Polri saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, melakukan evakuasi, memberikan pertolongan kepada korban, serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani,” ujarnya.

Sebelum pasukan pusat tiba, Polda Nusa Tenggara Timur beserta jajaran di bawahnya sudah diperintahkan segera turun bekerja sama dengan instansi terkait melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga.

Posko‑posko juga telah didirikan di lokasi aman guna memperlancar pelayanan warga, pengungsian, hingga penyaluran segala bantuan yang masuk.

Mabes Polri turut mengerahkan satu Satuan Setingkat Kompi pasukan SAR Brimob Pelopor. Pasukan ini diperkuat tenaga medis serta membawa kelengkapan alat pencarian dan pertolongan.

Tim kesehatan dan tim identifikasi korban atau DVI juga ikut dikirimkan guna membantu pelayanan kesehatan maupun penanganan lebih lanjut apabila diperlukan.

Selain itu disiapkan pula tim anjing pelacak K9 yang sangat membantu mencari korban terutama di bawah reruntuhan bangunan. Pengirimannya diatur bertahap menyesuaikan kebutuhan.

Johnny menegaskan kekuatan akan terus ditambah sesuai keadaan. “Polri akan terus hadir dan memberikan dukungan maksimal,” ucapnya.

Seluruh upaya dilakukan bersama‑sama. Polri bekerja sama erat dengan TNI, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD dan seluruh pemangku kepentingan.

Koordinasi terus dijaga baik antara Mabes Polri dengan Polda Nusa Tenggara Timur agar segala bantuan benar‑benar sampai dan tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Laporan : Rosi Naswa Putri 

 

follow :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!